Puluhan cacing hati tersebut ditemukan pada pada daging sapi yang diperjual belikan di pasar Karangampel.
- Tim WowKeren
- Senin, 11 April 2016 - 15:22 WIB
WowKeren - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Indramayu bersama Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu melakukan inspeksi mendadak (sidak) hari ini, Senin (11/4). Dalam sidak ini, puluhan cacing hati atau Fasciola Gigantica ditemukan pada hati daging sapi di Pasar Karangampel, Indramayu.
Kasie Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu, dr. Dian Daju mengungkapkan puluhan cacing hati tersebut ditemukan pada daging sapi yang diperjual belikan di pasar Karangampel, Indramayu. Ia menuturkan cacing hati ada ketika sapi pernah terinfeksi dan cacing itu tidak akan mati meskipun sudah direbus.
Diungkap dr. Dian, ada ciri-ciri tertentu yang dapat dilihat masyarakat pada daging sapi yang terinfeksi cacing hati. "Untuk hati sapi yang bagus terdapat ciri-ciri antara lain teksturnya licin, mulus dan ujung hati lancip tidak membulat," kata dia.
Jika termakan manusia, daging sapi yang terinfeksi cacing hati ini bisa menyebabkan muntaber, disentri dan penyakit lainnya. Hati sapi tak layak konsumsi itu pun langsung diinstruksikan untuk dibuang.
Kendati demikian, ini bukanlah salah pedagang karena pengetahuan yang masih minim. "Kami pun terus rutin melakukan pengawasan secara rutin dalam kegiatan pemotongan dan daging ini berasal dari daerah Karangampel," lanjut dr. Dian.
Ia menambahkan pihaknya akan memberikan penjelasan dan ditindaklanjuti dengan sosialisasi. Selain temuan cacing hati pada daging sapi, pihaknya juga menemukan daging ayam yang terinfeksi bakteri.
(wk/)