Seekor Gajah di Kamboja Mati Serangan Jantung Usai Mengantar Turis
Dunia

Gajah malang yang telah bekerja sejak 2001 ini sedang berjalan di tengah cuaca panas Siem Reap, Kamboja.

WowKeren - Seekor gajah di Kamboja meregang nyawa setelah mengangkut dua orang turis di kawasan wisata Bakheng, Siem Reap, pada Jumat (22/4). Gajah bernama Sambo itu tiba-tiba tersungkur ke tanah lalu meninggal.

Phnom Penh Post melaporkan bahwa Sambo ambruk setelah melakukan dua kali perjalanan dari Kuil Bayong ke Bakheng yang berkisar 40 menit. Cuaca panas yang mencapai 40 derajat Celcius dan kurangnya angin diduga menjadi penyebab kematian gajah yang telah bekerja di Angkor Wat sejak 2001 ini.

"Setelah diperiksa oleh dokter hewan, kami menyimpulkan bahwa dia mati karena serangan jantung akibat cuaca yang panas dan kurangnya angin," ungkap Oan Kiri, manajer Angkor Elephant Company, dilansir dari Mirror.


Jubir perusahaan Angkor Elephant juga mengungkapkan kesedihannya terhadap kematian hewan malang yang berusia 40-an tahun ini. Meskipun demikian saat ini Angkor Elephant masih mempekerjakan 13 ekor gajah lainnya.

Foto-foto mengenai kematian gajah ini mendapat perhatian dari APSARA (Otoritas Perlindungan dan Pengelolaan Angkor dan Wilayah Siem Reap). APSARA membuat petisi untuk meminta mereka berhenti mempergunakan gajah. Petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 13 ribu orang di change.org.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait