Tak Laporkan Secara Benar Pendapatan Luar Negeri Artisnya, YGE Diselidiki Dinas Pajak
Selebriti

Agensi Big Bang ini diduga melakukan penggelapan pajak melalui karir artisnya di luar negeri.

WowKeren - Sebagai salah satu agensi terbesar di Korea, YG Entertainment memang sudah melebarkan sayapnya ke luar negeri. Agensi Big Bang ini bahkan memiliki label rekaman di Amerika Serikat.

Belum lama ini beredar kabar bahwa Dinas Pajak Nasional sedang melakukan penyelidikan pada YG Entertainment. Usut punya usut, penyelidikan ini dilakukan karena YG tak melaporkan secara benar pendapatan artisnya yang berkarir di luar negeri. Namun kabarnya, target utama dari penyelidikan adalah Yang Hyun Suk, bos agensi.

Penyelidikan dilakukan karena adanya dugaan YG melakukan penggelapan pajak melalui pertukaran mata uang asing. Selain itu, agensi yang juga menaungi iKON dan Winner ini diduga menciptakan perusahaan di atas kertas untuk pendapatan konser artisnya.


Tak hanya itu saja, Dinas Pajak Nasional juga akan menyelidiki apakah pendapatan artis YG selama ini didistribusikan secara transparan. Kecocokan antara pendapatan yang dilaporkan YG dan para artisnya juga masuk dalam daftar penyelidikan. Dengan begitu, artis yang saat ini aktif bernaung di bawah agensi juga akan diselidiki.

Salah satu sumber memprediksi bahwa YG akan dikenakan biaya pajak tambahan kurang lebih 10 miliar Won (sekitar Rp 116 miliar). "Banyak yang menyebut bahwa pajak tambahan yang dibayar pada 2008 terlalu sedikit. Seiring berkembangnya industri, pajak tambahan juga semakin besar," ujarnya.

Sementara itu, YG Entertainment harus membayar 2,8 miliar Won (sekitar Rp 32,3 miliar) sebagai pajak tambahan pada 2008 silam. Beberapa manajer juga dituntut atas penggelapan pajak.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait