Tiap adegan yang dilakukan pemerannya, memesan atau memakan produk yang diiklankan, maka harga pasangnya juga berbeda.
- Tim WowKeren
- Kamis, 05 Mei 2016 - 12:56 WIB
WowKeren - "Descendants of the Sun" sudah lama berakhir namun masih saja dibicarakan, apalagi soal banyaknya iklan yang nebeng. Salah satunya,"Heard It Through the Grapevine", yang mendiskusikan kontroversi banyaknya product placement (PPL) di episode akhir-akhir drama KBS tersebut.
Para panelis mendiskusikan seberapa besar efek pemasangan PPL di 'Descendants' terhadap si pemilik produk karena tentunya tidak murah. "Ada alasannya gak sih kenapa makanan yang paling sering digunakan untuk PPL di drama?" buka seorang panelis.
"Kemanapun aku beli ginseng, pasti sudah sold out. Penjualan meningkat tajam sampai 176 persen," jawab panelis lainnya. "Aku juga mendengar kalau gerai sandwich itu juga menyita perhatian."
Meski menguntungkan si sponsor namun Lee Sang Min merasa bahwa terlalu banyak PPL juga menganggu penonton. "Karena banyaknya PPL, beberapa kali alurnya drama jadi terganggu. Aku sampai merasa kesal melihat PPL di setiap episodenya," ujarnya.
"Ada adegan Jin Goo menyetir mobil dan memindahnya ke mode setir otomatis sehingga dia bisa mencium Kim Ji Won. Adegan itu kontroversial sekali. Sistem itu memang dimaksudkan untuk asisten menyetir tapi itu digunakan untuk sesuatu yang tidak mungkin. Pada kenyataannya, sistem berhenti berfungsi jika kemudi dilepaskan lebih dari 20 detik."
"Setelah episode itu tayang banyak sekali penonton yang kesal," imbuh panelis lainnya. "Tapi lewat cara beriklan itu, perusahaan H ditarik bayaran 110 miliar Won (Rp 126 miliar)."
"Episode paling kontroversial adalah episode 13 karena sampai ada 13 produk yang diiklankan. Mulailah drama itu dibilang 'drama PPL' sama orang-orang. Semua PPL kok ada di satu episode. Bahkan coklat yang diberikan ke anak-anak di Urk juga termasuk PPL."
Lee Sang Min kemudian mempertanyakan apakah adanya kontroversi biasanya dianggap merugikan. Lalu diungkapkan alasannya, "Bisnis dilihat dari sisi yang berbeda. Sealamiah mungkin kamu ngiklan tetap saja kan penonton tahu, jadi mereka berpikir untuk membuatnya jelas sekalian."
"Untuk produk sandwich harganya 10 juta Won (Rp 114 juta) jika pemeran (beradegan) memesannya dan 20 juta Won (Rp 231 juta) jika mereka memakannya. Untuk ginseng harganya sekitar 20-25 juta Won. Untuk adegan minum air dari botol dikenai harga 20 juta Won."
(wk/)