Mereka tewas setelah memakan ikan buntal hasil pancingannya sendiri.
- Tim WowKeren
- Selasa, 10 Mei 2016 - 11:10 WIB
WowKeren - Makanan laut merupakan salah satu menu favorit masyarakat Indonesia. Namun siapa sangka, belum lama ini empat orang pemancing dinyatakan meninggal lantaran memakan ikan buntal. Wah, kok bisa?
Kejadian naas itu bermula saat tujuh remaja pergi memancing untuk mengisi liburan di Pantai Licin, Desa Lebak, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Jumat (6/5). Usai berhasil memancing ikan buntal seberat 8 kilogram, mereka membawanya pulang untuk disantap. Tak lama kemudian, para remaja itu pun muntah-muntah karena keracunan.
Ketujuh korban itu rupanya berasal dari Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dua orang korban dinyatakan meninggal pada Jumat (6/5) dan dua lainnya menyusul pada Sabtu (7/5). Korban meninggal tersebut adalah Choirul Zikin (13 tahun), Dani (11 tahun), Edi (16 tahun), dan Choirul Huda (17 tahun).
Sedangkan tiga korban lain hingga saat ini masih berada di rumah sakit. Ketiga remaja tersebut adalah Angga Anggita Pratama (17 tahun), Suprianto (17 tahun), dan Wakhid (47 tahun).
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Malang Haryoto Indrayudi menjelaskan bahwa ikan buntal memang berbeda dengan makanan laut lainnya. Ikan buntal mengandung bakteri yang bisa menyebabkan keracunan.
"Bila ikan lain membuang bakteri atau racun dari dalam tubuh," ujar Haryoto. "Ikan buntal justru menyimpan bakteri atau racun pada organ di dalam tubuhnya, seperti limpa, tempat telur dan empedu."
Ikan buntal memang dinobatkan sebagai salah satu ikan paling beracun di dunia. Meski beracun, negara Jepang dapat mengolah ikan tersebut menjadi makanan yang cukup lezat. Tentu saja, tidak sembarangan koki yang bisa memasak ikan tersebut. Hanya koki yang memiliki lisensi khusus yang dapat memasak ikan buntal sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
(wk/)