Justin dan Skrillex dituntut dengan tuduhan melanggar hak cipta di lagu 'Sorry'.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Mei 2016 - 11:32 WIB
WowKeren - Justin Bieber sempat meraih sukses besar dengan lagu terbarunya "Sorry" yang dirilis pada akhir 2015 lalu. Penyanyi berusia 22 tahun itu berhasil menempati posisi teratas dalam chart musik dengan lagu tersebut.
Namun baru-baru ini seorang penyanyi indie bernama Casey Dienel menuntut Justin dan Skrillex atas tuduhan melanggar hak cipta lagu "Ring the Bell" miliknya. Dilansir dari AceShowbiz, Justin diduga menggunakan reff yang hampir identik tanpa izin.
Reff yang dimaksud terdapat pada awal lagu dan diulangi hingga enam kali di "Sorry" milik Justin. Padahal, Reff tersebut adalah karakteristik unik dari suara Dienel. Dienel sudah pernah menghubungi Justin pada akhir Desember tahun lalu, tapi masih belum mendapatkan kabar lagi.
"Aku berusaha keras untuk membuat lagu 'Ring the Bell' yang juga menjadi salah satu lagu favorit The Rolling Stones," tulis Dienel di akun Facebook pada Kamis (26/5). "Aku sudah bekerja keras dengan kebebasan dan kreativitasku. Tapi aku jadi kaget saat karyaku dieksploitasi tanpa izin."
"Seperti semua artis yang menjadi sample musik, seharusnya Justin membuat lisensi untuk laguku di 'Sorry'. Tapi dia justru tidak menghubungiku," tulisnya. Dienel juga meminta ganti rugi, termasuk dari keuntungan yang dihasilkan dari "Sorry".
Sebelumnya, Dienel yang menggunakan nama White Hinterland telah merilis lagunya yang berjudul "Ring The Bell" pada 13 Februari 2014. Sedangkan lagu "Sorry" milik Justin Bieber baru dirilis pada 22 Oktober 2015.
Berikut ini video musik White Hinterland "Ring The Bell":
Berikut ini video musik Justin Bieber "Sorry":
(wk/)