Rayakan HUT RI, Jokowi Minta Bendera Pusaka Diarak dari Monas
Nasional

Persiapan perayaan Hari Kemerdekaan di Istana saat ini sudah mencapai 75 persen.

WowKeren - Perayaan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia semakin dekat. Berbagai persiapan pun tengah dilakukan. Namun, Presiden Joko Widodo memiliki rencana baru yang tak biasa dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Bendera pusaka Merah Putih biasanya hanya diletakkan di depan Presiden selama upacara bendera berlangsung. "Untuk 17 Agustus 2016 ini, bendera pusaka akan diarak dari Monumen Nasional (Monas) ke Istana," ungkap Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala dilansir dari Kompas, Kamis (11/8).

"Beberapa minggu yang lalu, Pak Presiden sendiri. Pak Presiden sendiri yang menyampaikan bahwa bendera pusaka itu diperlakukan secara demikian," jelas Dharmansjah. Pasalnya, Presiden ingin simbol negara itu dapat disaksikan dan dihormati masyarakat.


Nantinya, masyarakat diharap dapat menyaksikan proses arak-arakan bendera pusaka. "Seremoninya bersifat khidmat namun ada aspek juga kesederhanaan dan kemeriahan. Meriah, sederhana, namun tetap khidmat," tukas Dharmansjah.

Sementara itu, persiapan perayaan Hari Kemerdekaan di Istana saat ini sudah mencapai 75 persen. Rencananya geladi bersih akan dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15 Agustus besok.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!