Asap kebakaran hutan Riau menyelimuti Singapura, begini kondisinya...
- Tim WowKeren
- Jumat, 26 Agustus 2016 - 20:28 WIB
WowKeren - Memasuki musim kemarau, Indonesia kembali menghadapi masalah kebakaran hutan. Bahkan sejumlah titik panas sudah mulai muncul di provinsi Riau, Pulau Sumatera.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho baru-baru ini mengungkap ada sekitar 17 titik panas yang terdeteksi. Hal itu didasarkan pada pantauan satelit dari Lapan.
"Kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau makin bertambah. Pantauan udara dan satgas darat melaporkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan banyak ditemukan di Kabupaten Rokan Hilir, seperti di daerah Pujud dan Bagan Sinembah," ujar Sutopo dilansir dari Detik. "Selain itu kebakaran hutan dan lahan juga terdapat di Bengkalis, Kampar, Rokan Hulu, dan Dumai. Pantauan satelit dari Lapan melaporkan ada 17 titik di Riau pada Jumat (26/8) pagi."
Tidak hanya itu, Sutopo mengungkap jika kabut asap sudah mulai masuk ke Singapura. Meski begitu, kualitas udara di negara tetangga itu masih terbilang baik.
"Asap kebakaran hutan dan lahan di Riau terbawa angin ke arah timur-tenggara-timur laut hingga mencapai Singapura. Konsentrasi asap terpantau masih cukup tipis," imbuhnya. "Terukur kualitas udara PM2,5 di beberapa wilayah di Singapura berkisar antara 215-217 psi yang artinya tidak sehat pada pukul 13.00 WIB. Udara dikatakan sehat jiwa PM2,5 berkisar 65-88 psi, baik 89-100 psi, sedang 101-200 psi, dan tidak sehat 151-250 psi."
Sementara itu, ini bukan pertama kalinya asap kebakaran hutan Indonesia terbawa hingga ke Singapura. Pada tahun 2015 lalu, kejadian yang sama sempat terjadi, bahkan lebih parah.
(wk/)