Sutradara Pastikan Senjata di Film 'D.P.O'  Gatot Brajamusti Palsu
Film

Simak penjelasan tim produksi film 'D.P.O' soal penggunaan senjata.

WowKeren - Kasus yang menimpa Gatot Brajamusti memang tengah menjadi sorotan. Tidak hanya soal narkoba, pria ini juga diperiksa soal kepemilikan senjata api.

Meski begitu, tim produksi "D.P.O" alias "Detachment Police Operation" tampaknya tak terganggu. Perilisan dan promosi film ini terus berjalan dengan baik.

Dalam keterangannya baru-baru ini produser film, Johnny Ramadhan sempat mengungkap proses pembuatan "D.P.O", Termasuk soal lokasi dan adegan yang tak lulus sensor.

"Produksi tahun 2014-2015. Ini karya produksi cukup cepat cuma 30 hari. Setting di lapangan bola di depan villa Aa Gatot di puncak, itu kita set kumuh dan sisanya di pabrik teh," ujar Johnny saat ditemui di Epicentrum XXI, Jakarta. "Ada delapan catatan sensor dan itu pendek-pendek sekali. Ada adegan merokok yang dihilangkan, ada efek darah ke kaca dihilangkan, tapi ga masalah karena itu CGI."


Lebih lanjut, sutradara LM.Belgant memastikan jika senjata yang dipakai adalah buatan. Bukan senjata asli seperti isu yang selama ini beredar.

"Senjata itu sudah dipastikan dummy. Kalau adegan api dapat efek. Semua properti disediakan tim art. Intinya saya tidak mengizinkan senjata asli, tapi untuk pelatihan memakai senjata asli yang bener seperti apa," terangnya.

"D.P.O" sendiri mengangkat kisah Kapten Sadikin bersama empat tim elitnya melawan jaringan bandar narkoba internasional. Selain Gatot, film ini juga dibintangi oleh Torro Margens, Nabila Putri, Afdhal Yusman dan masih banyak lagi. "D.P.O" telah dirilis pada 15 September 2016.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!