Kuda Naga Sembilan menjuarai Piala Paku Alam 2026, dimeriahkan penampilan Inul Daratista.
- Senin, 15 Juni 2026 - 16:03 WIB
WowKeren - Gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 menjadi sorotan ketika kuda Naga Sembilan berhasil meraih Piala Bergilir Paku Alam pada Minggu, 14 Juni 2026, di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung, DI Yogyakarta. Kuda unggulan asal DKI Jakarta ini berkompetisi dalam Kelas Terbuka Handicap 2.000 meter dengan mengatasi berbagai tantangan, termasuk sistem handicap yang diterapkan untuk memberi kesempatan yang sama bagi setiap kuda. Meski harus bersaing dengan kuda-kuda ex-derby unggulan seperti Romantic Spartan, Queen Devona, dan Triple SS, Naga Sembilan keluar sebagai juara, menambah daftar prestasinya sebagai salah satu kuda pacu jarak menengah terbaik di Indonesia.
Selain kemenangan Naga Sembilan, acara ini juga menampilkan kuda Dewa United dari DKI Jakarta yang berhasil menaklukkan unggulan lainnya, Dominator, pada Kelas Terbuka Sprint Handicap 1.300 meter. Sementara itu, Kelas Lokal DIY 1.000 meter diisi oleh kuda-kuda kelahiran Yogyakarta, di mana kuda Berkahsari berhasil meraih podium pertama setelah bersaing ketat dengan Kuda Masih Rindu 99. Gelaran ini juga menjadi kesempatan bagi para pemilik kuda dari Yogyakarta untuk menunjukkan kualitas kuda mereka.
BHM Stable mencatatkan perolehan posisi podium terbanyak dengan total 8 podium, diikuti oleh BHM & Djon’s Stable dengan 4 podium, serta Aragon Stable, Eclipse Stable, dan Winning Stable masing-masing mencetak 3 podium. Dalam hal joki, Salman Farid menjadi yang paling menonjol dengan 5 podium, diikuti Rian Firmanysah dengan 4 dan Achmad Saefudin dengan 3 podium.
Acara IHR Piala Paku Alam 2026 diikuti oleh 155 kuda dari 10 daerah di Indonesia yang bertarung dalam 18 kelas dengan total hadiah mencapai Rp600 juta. Gelaran ini tidak hanya menyajikan kompetisi olahraga yang berkualitas, tetapi juga menciptakan atmosfer hiburan keluarga yang meriah. Para pengunjung disuguhi parade karnaval, permainan interaktif, kompetisi karaoke, serta makanan gratis seperti popcorn dan cotton candy. Penampilan spesial dari Inul Daratista juga menjadi salah satu daya tarik yang berhasil menghibur ribuan pengunjung dari berbagai kalangan.
Nugdha Achadie, Managing Director SARGA GROUP, menyampaikan, “Melalui IHR Piala Paku Alam 2026 kita bersama-sama telah merasakan atmosfer kompetisi, hiburan, dan budaya Indonesia yang berpadu dalam satu acara. Menghadirkan pacuan kuda sebagai sebuah sportainment experience modern yang memadukan olahraga, nilai budaya, dan hiburan modern seperti ini adalah upaya SARGA.CO dalam membangkitkan kembali pacuan kuda di Indonesia dan membuatnya lebih relevan dan diminati oleh generasi sekarang.”
Dalam kesempatan tersebut, Sri Paduka Paku Alam X juga mengungkapkan harapannya bahwa agenda Piala Paku Alam dapat menjadi lebih dari sekadar kompetisi pacuan kuda. Ia berharap acara ini dapat menjadi ruang pertemuan antara sportivitas, tradisi, ekonomi kreatif, pariwisata, serta kehormatan budaya. “Saya berharap Piala Paku Alam dapat berkembang menjadi ikon sportourism Yogyakarta, melahirkan ekosistem pacuan kuda yang semakin profesional, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” imbuhnya.
Selain itu, dalam IHR Piala Paku Alam, SARGA.CO meluncurkan Indonesia’s Cos Race, sebuah lomba lari dengan kostum karakter di atas lintasan pacuan kuda, bekerja sama dengan komunitas cosplay sport di Indonesia. Indonesia’s Cos Race First Chapter yang diadakan pada hari itu mempertandingkan dua kelas, yaitu kelas stallion (male) dan kelas mare (female), masing-masing diikuti oleh dua belas peserta. Kevin Jonathan, VP Marketing & Operation SARGA.CO, menjelaskan, “Berawal dari kolaborasi dengan komunitas Umamusume, kami membangun Indonesia’s Cos Race sebagai platform untuk melibatkan sebanyak mungkin komunitas cosplayer yang selama ini sudah banyak belajar dan memahami dunia berkuda, untuk menjadikan pacuan kuda semakin inklusif bagi generasi muda di Indonesia.”
Penyelenggaraan IHR Piala Paku Alam 2026 merupakan hasil kolaborasi antara SARGA.CO, PP PORDASI, dan Kadipaten Pakualaman. Kejuaraan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat ekosistem olahraga berkuda nasional dan memperkenalkan pacuan kuda sebagai salah satu sport & entertainment yang mampu menarik perhatian masyarakat luas. Setelah sukses di Yogyakarta, rangkaian IHR 2026 akan dilanjutkan dengan seri-seri berikutnya yang kembali mempertemukan kuda-kuda terbaik Indonesia. IHR Piala Paku Alam akan dilanjutkan dengan IHR Kejuaraan Nasional (Kejurnas I) Indonesia Derby yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Pangandaran, Jawa Barat.
(wk/timw)