Waspadai 10 Tanda Hubungan Anda Membuat Depresi
SerbaSerbi

Berikut hal-hal yang perlu anda ketahui bila hubungan anda dan dia menuju arah yang tak sehat.

WowKeren - Depresi dapat berasal dari keseimbangan yang anda alami. Jika merasa tidak berdaya dalam hubungan percintaan baik secara umum atau karena masalah tertentu, kemungkinan besar bahwa depresi akan meliputi diri anda. Depresi dapat membuat anda tertekan. Pikiran anda menjadi negatif tentang diri, orang lain dan masa depan.

Salah satu yang bisa membuat anda depresi adalah pasangan. Namun anda tidak menyadari hal itu. Berikut tanda-tanda peringatan untuk anda bila merasa tertekan dalam suatu hubungan:

  • Anda Merasa Didominasi
  • Depresi dapat muncul ketika merasa lebih kecil dan kurang kuat dengan orang yang berinteraksi dengan anda. Tidak semua perbedaan yang berat sebelah membuat depresi. Contohnya orang tua memiliki sebagian besar kekuasaan dalam hubungan dengan anak. Selama orang tua menggunakan kewenangan ini untuk mendidik, semuanya akan berjalan baik.

  • Anda Merasa Dikritik
  • Kritik seperti selalu protes dengan apa yang dikenakan adalah sesuatu yang buruk untuk anda. Dampaknya mungkin tidak masalah tapi tidak dengan kritik. Anda akan tidak pernah benar bila terus dikritik. Hal itu dapat menyebabkan anda depresi.

  • Didikte Pasangan
  • Sikap suka memerintah adalah hal yang sangat tidak bagus dalam setiap hubungan. Bahkan perintah halus dapat memungkinan akan memicu depresi bagi penerima perintah tersebut. Tidak satupun orang yang suka diberitahu apa yang harus dilakukannya.

  • Pasangan Mengontrol Anda
  • Mendikte apa yang harus dilakukan, memilih teman atau mengatur keuangan mungkin dapat memicu perasaan depresi. Yang harus anda ingat adalah depresi dapat mengambil alih diri anda. Ketika pasangan mengambil kekuasaan untuk mengatur segalanya, itu dapat membuat anda depresi.

  • Pasangan Bersikap Selalu Benar
  • Itu hal yang baik jika anda mendapat pasangan yang benar. Namun akan menjadi masala bila dia merasa selalu benar sepanjang waktu. Jika pasangan merupakan orang yang tepat berarti dia akan merasa bersalah atas kesalahan yang dia lakukan.


  • Pasangan Merasa Depresi
  • Depresi bisa menular. Ketika seseorang mengalami depresi, dia cenderung melihat dunia termasuk anda melalui kacamata gelap. Jika terpengaruh, anda juga akan tenggelam di dalamnya.

  • Pasangan Anda Kasar dan Gampang Marah
  • Dorongan untuk menyakiti seseorang adalah kebalikan dari mencintai, memelihara dan berusaha lebih dekat. Setiap bentuk kekasaran akan membuat anda semakin lemah dan depresi.

  • Pasangan Tak Ingin Berbagi
  • Pasangan yang baik dapat berbagi apapun yang dia punya dan dialami olehnya. Itu akan membuat pasangan merasa menjadi orang yang dapat dijadikan tempat berkeluh kesah dan dapat diandalkan. Namun jika pasangan tidak mau berbagi apapun dan terkesan tertutup itu akan membuat anda berpikiran negatif dan akhirnya merasakan depresi.

  • Keputusan Dia Sangat Penting
  • Mendengarkan adalah hal yang mendekatkan anda dan dirinya. Dalam sebuah hubungan yang sehat, opini dan apa yang dipikirkan pasangan dalam menguatkan hubungan. Misalnya anda berdiskusi mengenai makan malam dan restoran kesukaan. Namun bila pendapat anda tidak pernah didengar dan semua keputusan hanya berdasar dia, hal itu dapat membuat anda depresi.

  • Hubungan Anda dan Dia Tak Sehat
  • Dalam sebuah hubungan yang sehat, anda dan dia bisa mengungkapkan hal yang dirasa. Namun bila anda dan dia masuk dalam hubungan yang tak sehat, tentu saja sulit berekspresi. Pada akhirnya salah satu di antara kalian akan tertekan.
Memiliki hubungan dengan orang lain memiliki manfaat yang baik untuk kehidupan. Namun bila membuat anda depresi, tinggalkan saja hubungan itu. Anda memerlukan orang yang mampu membuat bahagia bukan yang menyakiti setiap hari.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait