Begini penampilan replika Al Quran tertua yang berusia ribuan tahun dan diduga ditulis oleh khalifah.
- Tim WowKeren
- Selasa, 08 November 2016 - 09:35 WIB
WowKeren - Baru-baru ini, Pangeran Charles berkunjung ke Uni Emirat Arab (UEA). Kunjungan tersebut berkaitan dengan program hubungan budaya antara Inggris dan UEA selama setahun.
Dalam kunjungan itu, ia menampilkan sebuah replika digital dari naskah Al Quran yang disebut-sebut tertua di dunia. Sementara versi asli naskah yang diyakini berumur 1.370 tahun itu kini masih berada di Universitas Birmingham, Inggris.
Dilansir dari BBC, kisaran usia itu ditentukan melalui serangkaian penelitian yang dilakukan oleh Universitas Oxford. Manuskrip yang ditulis di atas pekamen berbahan kulit domba atau kambing itu telah disimpan dan dipamerkan di Universitas Birmingham sejak 1920-an.
Ini adalah pertama kalinya replika digital Al Quran tersebut dibawa keluar dari Inggris dan di tunjukkan di UEA. Manuskrip ribuan tahun itu diharap menjadi bagian dari kolaborasi mempromosikan hubungan budaya dan ekonomi antara Inggris dan UEA.
Sementara itu, Direktur Yayawan Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, Jamal bin Huwaireb meyakini halaman-halaman yang ditemukan di Birmingham berperan penting dalam sejarah Al Quran. Bahkan muncul dugaan sebagai bagian dari Quran yang ditulis ulang oleh Abu Bakar.
"Saya sendiri yang memeriksa naskah kuno ini. Menurut pendapat saya, naskah Al-Quran ini ditulis dengan rapi, di atas bahan spesial dan diproduksi untuk seseorang yang penting seperti khalifah," ungkap Jamal bin Huwaireb. Abu Bakar merupakan sahabat Nabi Muhammad yang diangkat menjadi khalifah pada 632 hingga 634 M.
(wk/)