Hiii... Serem, 10 Bahan Produk Kecantikan Ini Dilarang di Banyak Negara
SerbaSerbi

Bisa bikin kanker, simak bahan-bahan berbahaya yang sering ditemukan dalam produk kecantikan yang kamu pakai.

WowKeren - Pernahkah kamu bertanya-tanya produk kecantikan yang dipakai aman, nggak? Apa kamu selalu mengecek komposisi produk dan menghafalnya? Meski Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus melakukan razia produk berbahaya, di pasaran masih saja tersedia barang-barang itu.

Perputaran produk kecantikan sangat cepat sekarang ini. Kamu bisa saja nggak hanya menggunakan produk dalam negeri. Untuk mengurangi dan mencegah ada baiknya kamu meneliti kandungan dalam produk yang akan dibeli secara online.

Bila di kamar mandi dan memiliki waktu luang, ada baiknya kamu membaca beberapa kandungan di dalam produk kecantikan itu. Sebab bila kamu merasa ada yang janggal, bisa disegera dicari di mesin pencari. Inilah beberapa kandungan berbahaya yang dilarang di beberapa negara:

Formaldehida

Dapat Ditemukan di: Produk pelurusan rambut, cat kuku dan lem bulu mata.

Apa yang terjadi? Pada tahun 2011, muncul produk perawatan rambut yang mengklaim dapat membuat rambut keriting bertahan hingga 3 bulan. Usut punya usut ternyata produk itu memiliki kandungan formaldehida. Kandungan beracun ini sangat berbahaya dan susah pergi. Formaldehida cair dapat berubah menjadi gas ketika disinggungan dengan alat pengering rambut. Gas itu bisa membahayakan wajahmu dan penata rambutmu.

Formaldehida tersusun dari karsinogen dan sensitiser yang dapat menyebabkan alergi dan masalah kesehatan lainnya. Kandungan ini telah dilarang di uni Eropa, Kanada, Australia dan Brasil.

Triphenyl Fosfat (TPhP)

Dapat Ditemukan di: Cat kuku.

Apa yang terjadi? Triphenyl fosfat membuat kuku terlihat mengilap dan lentur namun juga mengganggu hormon pemakaiannya. Sebagai pembuktian, ketika kuku baru saja selesai diwarna, dalam urin terdapat kandungan dalam cat kukumu. Mulai sekarang waspadalah dengan kandungan bahan cat kukumu.

Petroleum

Dapat Ditemukan di: Produk perawatan rambut dan kulit.

Apa yang terjadi? Petroleum tersusun dari minyak mineral dan parafin. Kandungan ini memang baik untuk menjaga kelembapan kulit dan rambut. Namun untuk pemakaian jangka panjang bisa menyebabkan kanker. Dokter kulit asal New York, Howard Sobel mengatakan jika mengoleskan sesekali pada kulit, tentu saja nggak segera menyebabkan kanker. Kamu patut mewaspadai bila telah menggunakannya untuk waktu yang lama.

Bagaimana dengan orang salon yang cenderung memakai perawatan parafin untuk membuat kulit halus? Sobel merekomendasikan untuk menjaga eksposur seminimal mungkin. Namun jangan sampai tertidur di salon kuku.

Propil Paraben

Dapat Ditemukan di: Produk perawatan kulit, rambut dan kosmetik.

Apa yang terjadi? Sigurdson mengambil fakta dari penelitian di Harvard bahwa paraben yang terus menerus berada di kulit bisa menyebabkan pengurangan kesuburan. Apalagi bila pemakaian menyeluruh seperti dalam produk perawatan kulit, rambut dan kosmetik.

Secara umum, paraben merupakan estrogenik yang tentu saja didalamnya terdapat sifat menyerupai hormon estrogen. Paraben termasuk dalam bahan pengawet yang mampu membuat hormon estrogen meninggi. Hal itu memicu masalah kesehatan seperti kembung, kista ovarium dan mudah depresi.

Fragrance

Dapat Ditemukan di: Produk perawatan rambu, kulit, kosmetik dan parfum.

Apa yang terjadi? Fragrance memiliki sifat yang dapat bersembunyi dalam bahan kimia kosmetik yang biasa disebut aroma celah. Hal inilah yang membuatnya bisa aman dan masuk di banyak negara. Fragrance tersusun dari stirena dan phthalates yang bisa mengganggu kelenjar endokrin dan menyebabkan kanker.


Hydroquinone

Dapat Ditemukan di: Produk kecantikan kulit wajah spesialis mencerah dan membuat lebih berkilau.

Apa yang terjadi? Hydroquinone dilarang di Eropa dan Jepang namun masih legal di Amerika Serikat. Kandungan ini biasanya digunakan untuk meringankan pigmen kulit dan bintik-bintik. Namun kondisi itu disebabkan sitotoksik yang berarti membubuh sel dan kromosom. Bila terlalu sering digunakan bisa menyebabkan berbagai macam penyakit kanker.

Phthalates

Dapat Ditemukan di: Produk perawatan rambut, kulit, cat kuku dan plastik.

Apa yang terjadi? Bahan berbahaya ini dibatasi di Uni Eropa sebab bila digunakan terlalu banyak dapat menyebabkan kanker. Phthalates dapat juga mengganggu hormonal pada wanita dan pria. Phthalate dapat menekan testoteron yang dibutuhkan oleh bayi pria karena dapat bertindak sebagai anti androgen.

p-Phenylenediamine (PPD)

Dapat Ditemukan di: Pewarna rambut yang gelap.

Apa yang terjadi? Bahan penyusun zat berbahaya ini dapat menyebabkan alergi dan sensitif pada kulit. Ketika menerapkan cat, kamu perlu berhati-hati karena warna hitamnya sulit dihilangkan dari permukaan kulit. Zat kimiawi yang bersinggungan dengan pori-pori dapat mempengaruhi secara permanen. PPD adalah senyawa tidak berwarna tetapi mempunyai warna yang kaya ketika bereaksi dengan oksigen yang terkandung dalam bahan-bahan pewarna rambut seperti hidrogen peroksida.

Seorang wanita di Inggris bernama Julie McCabe mengalami koma sesaat setelah melakukan pembilasan cat rambut. Dia mengalami keracunan zat kimia p-Phenylenediamine (PPD) yang terkandung dalam 99 persen produk pewarna rambut yang saat ini beredar di pasaran. PPD sebelumnya telah dilarang di Perancis, Jerman, dan Swedia. Sebuah studi AS telah menghubungkan paparan untuk itu untuk peningkatan tingkat kanker kandung kemih. Berdasarkan aturan Uni Eropa, di Inggris zat ini bisa digunakan sampai 6 persen dalam satu produk pewarna rambut.

Avobenzone

Dapat Ditemukan di: Zat kimia dalam produk tabir surya.

Apa yang terjadi? Avobenzone adalah bahan kimia yang dapat diserap oleh tubuh dan meniru atau memblokir hormon sehingga mengganggu fungsi normal mereka. Kandungan itu ditemukan pada 96,8 persen dari sampel urin manusia dianalisis sebagai bagian dari Kesehatan Nasional dan Gizi Survei Pemeriksaan yang dilakukan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di tahun 2008. Penelitian yang sama menemukan berat lahir rendah pada bayi perempuan yang ibunya terpapar avobenzone selama kehamilan.

Avobenzone adalah foto karsinogen dalam zat kimia yang berpotensi dapat menyebabkan kanker bila terkena cahaya. Dikenal sebagai generator radikal bebas yang kuat, oxybenzone digunakan untuk mengacaukan kimia dalam sejumlah proses industri. Selain itu, avobenzone telah dikenal untuk memicu reaksi alergi. Reaksi alergi yang disebabkan oleh paparan terhadap radiasi UV.

Oxybenzone

Dapat Ditemukan di: Zat kimia dalam produk tabir surya.

Apa yang terjadi? Oxybenzone adalah zat yang mengkhawatirkan karena bisa menembus kulit, menimbulkan alergi dan merupakan disruptor atau pengganggu hormon yang potensial. Dalam zat itu terdapat retinyl palmitate sebentuk vitamin A yang boleh jadi nggak aman jika terekspos sinar matahari. Oxybenzone ini sering dikaitkan dengan fotoalergik. Sebab kandungan ini mudah sekali terserap kulit dalam jumlah besar dan ditemukan pada 97 persen penduduk Amerika. Zat ini berbahaya dan dapat menyebabkan gangguan hormon dan kanker.

Banyaknya produk yang terjangkau di toko maupun online mewajibkan pemakai untuk lebih berhati-hati. Sebab bila nggak akan, kamu dapat terkena efek samping dari pemakaian produk tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait