Spesial Buat Fans Harry Potter, Inilah Serba-Serbi Tentang Fantastic Beasts
SerbaSerbi

Simak detail lokasi syuting dan hal-hal lainnya berkaitan tentang Fantastic Beasts.

WowKeren - Penggemar dunia sihir rekaan JK Rowling di Indonesia merasa bahagia minggu ini. Sebab "Fantastic Beasts and Where to Find Them" tayang perdana di teater lebih cepat dua hari ketimbang di dunia yang jatuh pada 18 November 2016. Kerinduan itu langsung tersalurkan mengingat karya film dunia sihir berakhir pada 2011.

Namun sebelum termenung melihat aksi Newt Scamander menangkap binatang-binatang unik, kamu perlu tahu hal-hal dibalik pembuatan film itu. Berikut lokasi dan trivia mengenai "Fantastic Beasts and Where to Find Them" yang mungkin belum kamu ketahui:

Warner Bros Studio

Meski di film berlatar kota New York di tahun 1920an, rupanya tim produksi "Fantastic Beasts and Where to Find Them" fokus pengambilan gambar hanya di Inggris. Salah satu lokasi yang digunakan adalah Warner Bros Studio. Lokasi ini merupakan tempat wajib bagi film adopsi novel milik JK Rowling ini.

Setelah delapan kali dibuat untuk pengambilan gambar sekuel Harry Potter maka nggak mengherankan kalau kali ini lokasi itu dipakai lagi. Berlokasi di Leavesden, studio ini rupanya juga terbuka untuk umum. Penggemar Harry Potter bisa berkunjung dan mengamati koleksi pernak-pernik dalam dunia sihir itu.

Tim produksi bagian desain yang diketuai Struart Craig membikin dan seakan memindahkan satu set New York. Pembuatan itu mencakup seluruh blok dan sejumlah jalan perkotaan. Lengkap dengan etalase toko, iklan-iklan besar di tahun 1920an, rel trem dan detail lainnya.

Gedung St George

Sebagian besar syuting "Fantastic Beasts" memang dilakukan di Leavesden yang terletak di luar London. Namun rupanya itu belum memadai. Mereka menambah 3 lokasi di Liverpool. Salah satu produser, David Heyman mengakan pemilihan kota ini dirasa sesuai untuk New York di tahun 1920an.

Dari ketiga lokasi syuting, gedunga yang paling dikenal adalah St. George Hall. Gedung ini tampah megah dengan pilar-pilar besar. Bila kamu sudah menonton film ini maka akan sadar bagaimana memikatnya arsitekturnya. Terletak di jantung kota Liverpool, St. George Hall adalah gedung kelas I dengan gaya neoklasik.

Gedung megah ini dibangun pada tahun 1841. Detail paling menarik dari gedung ini adalah lengkungan batu bata terbesar di dunia. Belum lagi keramik mozaik megah yang lebih dari 30 ribu ubin. Bangunan yang telah memiliki sejarah hidup selama berabad-abad ini masih sering digunakan untuk lokasi syuting, gedung konser dan pengadilan hukum.

Martins Bank

Sama seperti film "Harry Potter" lainnya, JK Rowling suka menambahkan bank sebagai tempat wajib pakai. Di Harry Potter, kamu mengenal Gringotts sedang di "Fantastic Beasts" bank menjadi tempat jujukan awal yang dilewati Newt Scamander sesampainya di New York.

Secara khusus, Martins Bank di Liverpool menjadi lokasi pertama ditemukannya binatang unik. Gedung ini dari luar terlihat sama megahnya dengan St George Hall. Nggak kaget bila arsitektur gedung ini berspekulasi seperti bank masa lampau di Amerika Serikat.

Gedung ini berdiri sejak tahun 1563 dengan nama The Grasshopper. Tahun 1831, gedung ini digunakan Bank Liverpool. Hari ini, sebagai gedung yang bersejarah, tempat ini kerap menjadi lokasi syuting apalagi untuk film yang membutuhkan arsitektur bergaya Georgian.

Gedung The Cunard

Sama seperti kedua gedung di atas, The Cunard yang berlokasi di Liverpool ini digunakan karena sentuhan New York di masa lampau. Sebab gedung ini berhasil disulap dan sementara digunakan sebagai Kementerian Sihir Amerika Serikat. Layaknya Kementerian Sihir di Harry Potter, tempat ini sangat penting karena menjadi titik pusat para auror bekerja.

Setiap hari para auror bekerja agar penyihir dan yang non bisa tinggal berdampingan tanpa bersiteru. Bila kamu telah menonton film ini, akan terlihat bagian dalam gedung ini memiliki gaya perpaduan Italia dan Yunani. Berlokasi di tepi pantai Pier Head, gedung kelas II ini dibangun pada 1914 dan 1917.

JK Rowling


Sepak terjang JK Rowling menjadi penulis perlu diapresiasi. Dia bukan seorang penulis wanita yang langsung terkenal. Naskah Harry Potter sempat ditolak lima penerbit di Inggris sebelum Bloombury menerimanya. Tekadnya yang kuat dan terus mencoba membuatnya menerima hasil panen sekarang.

Novel Harry Potter berhasil membius para fansnya. Bahkan untuk menunggu seri Harry Potter: anda The Deathly Hollows keluar, banyak yang berkemah di depan toko buku agar mendapat kopian pertama. Gebrakan ini membuat novel dunia sihir ini diadopsi pada tahun 2001. Dibintangi Daniel Radcliffe, Rupert Grint dan Emma Watson, seri Harry Potter begitu dicintai.

Bila di delapan seri sebelumnya, JK Rowling nggak ikut campur dalam pembuatan skenario. Kali ini dia terjun langsung membuat skenario. Ini merupakan debut pertamanya dia dalam menulis cerita dan skenarionya. Akankah kemampuan JK Rowling meramu skenario seciamik ketika membuat novel fiksi dunia sihir?

David Yates

Dunia sihir bukan hal baru untuk David Yates. Sutradara ini telah menangani "Harry Potter and the Order of the Phoenix" hingga "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II". Total telah 4 seri dunia sihir ini telah dilahapnya dan dia berhasil menyajikannya.

Kali ini David Yates dipercaya Warner Bros untuk menangani Fantastic Beasts. Sutradara yang sukses membawakan suasana kelam ini memang cocok bila menggarap film berkisah dunia sihir.

Istilah Nyeleneh

Banyak istilah aneh yang akan muncul di film ini. Nggak cuma mantra sihir, nama-nama hewan unik pun akan menarik untuk kamu ikuti. Selain itu bila komunitas sihir di Inggris disebut muggle, di Amerika Serikat mereka dipanggil no maj. Sebutan ini berasal dari kependekan "no magic" alias nggak bisa sihir.

Bagi yang nggak pernah melihat Harry Potter, kamu nggak akan kesusahan mengikuti film ini. Sebab kehidupan Newt Scamander memiliki setting yang berbeda dengan Harry Potter. Bagi yang kangen, banyak pernak-pernik tentang harry Potter yang bakal menarik untuk disimak. Penasaran? Sila dan segera tonton film ini.

Cameo Ganteng

Sebelum film ini naik tayang, banyak spekulasi bermunculan. Salah satunya kehadiran Johnny Depp. Pasalnya penggemar Harry Potter terbiasa dengan aktor dan aktris dari Inggris. Dengan kemunculan Johnny Depp, apakah ada yang berbeda? Apa memang benar aktor yang kapan hari punya masalah pemukulan dengan mantan istrinya itu menjadi cameo? Kamu nggak akan menemukan jawaban itu bila belum menontonnya.

Bukan hanya Johnny Depp yang ditunggu, kepala sekolah sihir yang terkenal seantero Inggris Raya itu pun dikabarkan akan muncul. Mengingat Scamander merupakan murid kesayangan Dumbledore, apakah hal itu benar?

Seri Fantastic Beasts akan Menjadi Pentologi

Awalnya Warner Bros bersama dengan JK Rowling berencana membuat seri Fantastic Beasts ke dalam trilogi. Namun bulan Oktober 2016 lalu, Rowling mengonfirmasi bahwa Fantastic Beasts akan dibuat menjadi pentalogi alias 5 seri film. Hal ini sungguh mengejutkan, mengingat beberapa bulan lalu Rowling sempat menelurkan karya terbaru berjudul Harry Potter and The Cursed Child. Karya ini nggak jauh dari dunia sihir dan Harry Potter karena setting yang digunakan adalah 19 tahun setelah kematian Voldemort.

Jadi dengan demikian, para penggemar kisah terakhir dari seri Harry Potter tampaknya harus bersabar antre menunggu. Meski sempat menjadi naskah drama, Rowling kabarnya akan mengadopsi seri terakhir Harry Potter itu menjadi film. Itu artinya semakin banyak kisah dunia sihir yang akan menghibur kamu. Nah, pembuatan seri itu tentu menunggu sampai seri Fantastic Beasts selesai semuanya. Sabar kan yaaa.

Bicara mengenai dunia sihir, Harry Potter dan Fantastic Beasts memang nggak ada habisnya. Banyak hal bisa dibahas dari cerita fiksi itu. Bila kadang masih kangen, kamu bisa membaca atau menonton kembali kisah-kisah menarik itu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait