Begini bentuk perhatian pemerintah Indonesia pada penderitaan kaum muslim Rohignya di Myanmar.
- Tim WowKeren
- Kamis, 08 Desember 2016 - 14:44 WIB
WowKeren - Krisis yang dirasakan oleh kaum Rohingnya di Myanmar tengah menjadi perhatian masyarakat dunia, tidak terkecuali pemerintah Indonesia. Bahkan baru-baru ini, Presiden Joko Widodo juga bertemu dengan mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kofi Annan untuk membahas bantuan kemanusiaan ke Rakhine.
"Mr Kofi Annan adalah Ketua Advisory Committee untuk Rakhine State, jadi kita ini telah berbicara banyak. Dalam diskusi tadi Beliau menyampaikan mengenai langkah-langkah yang perlu kita ambil dalam membantu kemanusiaan yang ada di Rakhine State," ujar Jokowi seperti yang disiarkan oleh pers resmi Istana.
Dalam pertemuan sebelum pembukaan Bali Democracy Forum IX di Bali itu, Jokowi mengatakan jika Indonesia akan mengirimkan bantuan logistik ke Myanmar. "Saya juga telah memerintahkan kepada menteri untuk menyiapkan bantuan secepat-cepatnya untuk bisa dikirim," terangnya.
Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan jika Kofi Annan sangat mengapresiasi perhatian pemerintah Indonesia. Rencananya, jenis bantuan logistik yang dikirimkan berupa selimut, makanan dan kebutuhan lainnya.
Tidak hanya itu, Presiden Jokowi sendiri telah memerintahkan Menlu untuk terus berkoordinasi dengan pihak Myanmar. "Ada beberapa hal yang diperlukan dan kita sudah bahas dengan state counsellor Aung San Suu Kyi, yakni pemberian kapasitas di bidang Good Government Democracy dan juga di bidang HAM. Ini program sudah kita lakukan tapi akan diteruskan karena ini merupakan hal penting," terang Menlu.
Sementara itu, Rohingya menjadi sorotan usai serangan oleh militer yang menewaskan puluhan diketahui publik. Banyak dari kaum muslim minoritas itu yang menjadi korban pembunuhan, pemerkosaan dan penjarahan.
(wk/)