Tak Terduga, Ini Penyebab Gempa Aceh Berdaya Rusak Parah
Nasional

Begini penjelasan pihak BMKG soal gempa aceh yang menyebabkan kerusakan parah.

WowKeren - Gempa bumi dahsyat menimpa kawasan Pidie Jaya, Provinsi Aceh baru-baru ini. Guncangan berkekuatan 6,5 skala richter ini (SR) menimbulkan dampak kerusakan parah hingga membuat banyak bangunan yang roboh.

Kepala Bidang Informasi Gempa bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Dr. Daryono menjelaskan jika zona gempa di Pidie Jaya, terutama yang kawasan pesisir memiliki lahan yang tersusun dari material tanah lunak. Yaitu berupa material pasir dan alluvium.

Menurutnya karakteristik tanah lunak itu menyebabkan resonansi gelombang seismik hingga memicu peningkatan guncangan gempa bumi. Apalagi mengingat bangunan di wilayah itu masih belum tahan gempa.

"Maka dengan mudah terjadi kerusakan saat diguncang gempa bumi kuat. Dalam hal ini tingkat kerusakan akibat gempa bumi tidak hanya disebabkan oleh kekuatan/magnitudo gempa dan jaraknya dari pusat gempa bumi, tetapi kondisi tanah setempat dan kualitas bangunan sangat menentukan tingkat kerusakan," ujar Daryono.


Aceh sendiri memang salah satu wilayah di Indonesia yang rawan gempa. Pasalnya di kawasan itu tersebar struktur sesar aktif di daratan yaitu segmen Aceh, Seulimeum dan Tripa.

Tidak hanya itu, ada juga struktur sesar yang lokal seperti sesar Lhokseumawe dan Ssesar Samalanga-Sipopok. Daryono sendiri mengungkap, pada rentang 1936-2016 terjadi 22 kali gempa bumi dengan daya rusak yang cukup parah.

Sementara itu, dalam musibah gempa yang terjadi pada Rabu (7/12), sebanyak 102 orang tewas akibat tertimpa reruntuhan. Ratusan orang lainnya menderita luka berat maupun ringan. Hingga saat ini proses pencarian dan evakuasi masih dilakukan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!