Gempa bumi di Aceh memiliki daya merusak yang lebih kuat dari bom Hiroshima, Jepang saat Perang Dunia II.
- Tim WowKeren
- Kamis, 08 Desember 2016 - 18:16 WIB
WowKeren - Gempa bumi dahsyat yang menimpa Pidie Jaya, Aceh menuai simpati dari masyarakat. Apalagi, musibah itu membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
Perekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) baru-baru ini menyebut jika gempa 6,5 SR itu sangat dahsyat. Bahkan setara dengan empat atau enam kali bom Hiroshima, Jepang pada Perang Dunia II.
"Gempa dangkal dekat bibir pantai tapi secara magnitude tidak sampai sebabkan tsunami. Kekuatannya setara 4 hingga 6 kali bom Hiroshima, karenanya bisa ratusan bangunan rusak," terang Manajer Teknik Uji Numerik Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai BPPT Widjo Kongko.
Widjo menuturkan jika pusat gempa terletak pada 5,25 Lintang Utara (LU) dan 96,24 Bujur Timur (BT), pada jarak 106 kilometer arah tenggara Kota Banda Aceh. Gempa terletak di kedalaman 15 km berasal dari aktivitas sesar mendatar hingga tidak berpotensi tsunami.
Meski begitu lantaran kedalaman yang cukup dangkal, gempa tersebut menyebabkan kerusakan parah. "Mekanisme aktivitas sesar bisa mendatar atau naik-turun lebih karena dipengaruhi kondisi setting tektonik yang usianya bisa ratusan hingga jutaan tahun," jelasnya.
Lebih lanjut Widjo mengatakan jika bangunan di Aceh seharusnya didesain tahan gempa. Pasalnya, Serambi Makkah itu merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan gempa.
Sementara itu, gempa bumi dahsyat itu mengakibatkan sekitar 102 orang meninggal dunia. Lebih dari 500 lainnya mengalami luka ringan maupun berat.
(wk/)