Apa yang menjadi penyebab sebenarnya dari kematian taruna di Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) itu?
- Tim WowKeren
- Senin, 16 Januari 2017 - 13:37 WIB
WowKeren - Setelah insiden tewasnya seorang taruna di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta karena dianiaya senior mencoreng dunia pendidikan, kini muncul kembali kasus penganiayaan di kalangan pelajar. Kali ini seorang taruna dari Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Ari Pratama, tewas secara misterius.
Ari dilaporkan tenggelam di kolam renang saat ditemukan meninggal dunia. Namun keluarga curiga karena di jenazah Ari terdapat luka lebam di bagian perut. Luka lebam itu diketahui orangtua Ari Pratama, Gunawan. "Saya tanya ke pihak pengantar jenazah (ATKP), mungkinkah kondisi seperti ini mati karena tenggelam? Hanya dijawab tidak tahu karena hanya menerima laporan," kata Gunawan di rumahnya, Dusun Tompee, Desa Tegaren, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek dilansir Detik, Senin, 16 Januari.
Gunawan menganggap pihak ATKP tidak memberikan informasi yang jelas, karena saat mengirimkan jenazah ke rumah duka, pihak sekolah korban hanya menyerahkan dokumen berupa surat kematian dari klinik dan surat keterangan kronologis singkat meninggalnya korban yang dikeluarkan Brigade Infanteri Para Raider 3, Maros.
"Tidak ada rekam medis atau hasil visum, surat dari pihak kepolisian juga tidak ada. Yang membuat kami kecewa lagi adalah saat korban masih dimandikan, pihak ATKP sudah keluar dari rumah almarhum dengan alasan tiket pesawat," ujarnya.
Di tempat lain, Direktur ATKP I Wayan Juliarta mengaku sudah mendengar kejadian tersebut. "Kasus itu terjadi di luar kampus pada November saat (korban) menginap bersama teman-temannya," kata I Wayan Juliarta , Senin, 16 Januari. "Kami sudah melakukan langkah sesuai SOP (Standard Operating Procedure), menghubungi keluarga dan mengurus pemulangan jenazah ke kampung halaman."
(wk/)