Shireen Sungkar Cerita Tentang Diagnosis Autisme Putri Bungsunya
Instagram/Shireen Sungkar/Instagram
Selebriti

Shireen Sungkar mengungkap perjalanan emosionalnya setelah putri bungsunya didiagnosis autisme.

WowKeren - Shireen Sungkar baru-baru ini membagikan sebuah kisah yang menyentuh tentang perjalanan keluarganya setelah putri bungsunya, Cut Shafiyyah, didiagnosis mengidap autisme. Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube The Sungkars Family, Shireen menceritakan bagaimana proses menerima kenyataan ini tidaklah mudah dan sempat membuatnya merasa bersalah sebagai ibu.

Diagnosis autisme untuk Cut Shafiyyah diterima ketika sang putri baru berusia tiga tahun. Shireen mengungkapkan bahwa sejak awal, ia sudah merasakan ada perkembangan yang berbeda pada Cut Shafiyyah dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Namun, saat berkonsultasi dengan tenaga medis, Shireen mendapatkan penjelasan bahwa putrinya belum menunjukkan tanda-tanda autisme.

“Umur tiga tahun baru ada diagnosis (autisme) itu. Waktu itu kayak bingung mencernanya, autis itu apa, harus ngapain, terapinya seperti apa?” ungkap Shireen Sungkar dalam video tersebut. Momen diagnosis ini menjadi titik balik dalam perjalanan hidup keluarganya.


Setelah menerima diagnosis tersebut, Shireen menyatakan bahwa ia merasa kebingungan karena belum memiliki pemahaman yang cukup tentang autisme maupun terapi yang seharusnya dijalani oleh putrinya. Rasa bingung ini semakin diperparah oleh perasaan bersalah yang ia alami, di mana ia sempat menyalahkan dirinya sendiri atas kondisi Cut Shafiyyah.

Seiring berjalannya waktu, Shireen berusaha untuk memahami lebih dalam tentang autisme dan mencari cara terbaik untuk membantu putrinya. Ia mulai mencari informasi dan berkonsultasi dengan berbagai ahli agar bisa memberikan yang terbaik untuk Cut Shafiyyah. Proses ini pun menjadi pelajaran berharga bagi Shireen dan keluarganya.

Shireen juga menjelaskan pentingnya dukungan dari orang-orang terdekat dalam menghadapi tantangan ini. Ia merasa bahwa keluarga dan teman-teman sangat berperan dalam memberikan kekuatan dan semangat untuk terus melangkah maju. “Saya sangat bersyukur memiliki keluarga yang selalu mendukung saya dan Cut Shafiyyah dalam perjalanan ini,” tambahnya.

Di akhir video, Shireen berharap bahwa pengalamannya bisa menjadi inspirasi bagi orang tua lainnya yang mungkin menghadapi situasi serupa. Ia ingin agar lebih banyak orang yang memahami tentang autisme dan pentingnya memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengalaminya. “Kita harus saling mendukung dan memahami bahwa setiap anak itu unik,” tutupnya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait