Ada pembatasan konten hiburan dari KorSel di Tiongkok apakah memang benar-benar berpengaruh besar?
- Tim WowKeren
- Senin, 23 Januari 2017 - 20:13 WIB
WowKeren - "Running Man" bersiap-siap untuk mengakhiri penayangannya pada akhir Februari mendatang. Bernasib dibungkus, namun ternyata franchisenya di negara tetangga malah sukses besar.
"Running Man" versi Tiongkok ternyata justru menunjukkan performa yang makin apik. Menurut laporan Korea Creative Content Agency (KOCCA) di Beijing, ada 7 acara remake dari Korea yang masuk 20 reality show terbaik di Tiongkok selama 2016.
Bernama "Hurry Up, Brother", adaptasi reality show Song Ji Hyo itu berhasil menjadi yang nomor satu dalam daftar tersebut. Bahkan episode 11 season 3 yang tayang 8 Januari bisa meraih rating 4,7 persen. Sementara itu episode 5 season 4 yang tayang 27 Mei juga bisa meraup 3,9 persen.
Sedangkan acara adaptasi lainnya yaitu "I am a Singer" season 4 di MBS berada di urutan ke-7 untuk perolehan rating episode finalnya. "Hidden Singer" episode 11 juga mampu masuk ke urutan 14 dengan rating kisaran 2 persen. KOCCA menjelaskan bahwa perolehan 1 persen saja sudah termasuk populer karena ada 2 ribu program acara TV yang bersaing.
Tiongkok sendiri masih melakukan pembatasan pada konten hiburan dari KorSel sebagai imbas situasi politik yang memanas. Namun dilihat dari performa tersebut tampaknya popularitas acara TV Korea tidak banyak terpengaruh.
(wk/)