Begini pembelaan Alfian Tanjung usai disomasi oleh Staf Presiden, Teten Masduki terkait pidato PKI.
- Tim WowKeren
- Rabu, 25 Januari 2017 - 08:07 WIB
WowKeren - Isu komunis menimpa Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki. Beberapa waktu lalu, Ustad Alfian Tanjung sempat membahas mengenai Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam salah satunya pidatonya dan menuding Teten Masduki sebagai komunis.
Tidak hanya itu, Alfian Tanjung bahkan menyebut jika pihak Istana Negara juga kerap menggelar rapat terkait PKI sejak Mei 2016 lalu. Tidak terima dengan pernyataan itu, Teten Masduki kemudian melayangkan somasi pada Alfian.
"Saya sudah kirim somasi sejak dua minggu lalu. Kami minta Ustaz Alfian menarik ucapannya dan minta maaf. Karena saya kira mungkin juga yang bersangkutan menerima informasi yang salah. Jadi tidak benarlah setiap jam 8 malam, tidak adalah pertemuan-pertemuan itu. Jelas saya bukan kader PKI. Tapi yang bersangkutan belum merespons hingga saat ini," ujar Teten Masduki.
Lebih lanjut, Teten juga menjelaskan jika dirinya tengah mempertimbangkan unntuk melaporkan Alfian. "Tim kuasa hukum saya sedang mempertimbangkan untuk melaporkan yang bersangkutan ke Reskrim," imbuhnya.
Sementara itu, Alfian Tanjung sendiri mengaku tidak asal bicara. Ia berani berbicara mengenai PKI lantaran tahu dan sudah mengamati sejak lama.
"Saya ini umurnya sudah lebih dari 50an, saya aktifis dari tahun 1982. Maksudnya bukan soal gagah-gagahan umur, artinya nggak masuk akal kalau gue ngomong cuma buat cari koreng, kalau bahasa Betawinya," ujar Alfian dilansir dari Detik. "Ini yang saya sampaikan karena saya tahu, karena saya menekuni gerakan PKI sudah hampir 30 tahun ini."
(wk/)