Wakil Presiden Jusuf Kalla memperingatkan pejabat untuk bersikap hati-hati karena alasan ini...
- Tim WowKeren
- Jumat, 03 Februari 2017 - 16:52 WIB
WowKeren - Konflik yang sempat terjadi antara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'aruf Amin rupanya juga menjadi perhatian Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Dalam pernyataannya baru-baru ini JK mengatakan jika pemimpin tidak boleh kerap berada di posisi yang mengharuskannya meminta maaf.
Menurut JK hal tersebut membuat masyarakat melihat jika mereka kerap membuat kesalahan. Seperti diketahui, Ahok beberapa waktu lalu telah membuat surat permintaan maaf pada Ma'aruf Amin terkait sikapnya yang dianggap kurang hormat.
"Kalau apa yang terjadi, masyarakat akan menilai apa yang dilakukan Ahok ini. Saya ingin katakan begini, seorang pemimpin itu jangan terpaksa terlalu sering minta maaf. Karena terlalu sering minta maaf berarti membikin kesalahan. Kenapa pemimpin membikin kesalahan yang sama? Dengan kejadian kemarin coba sudah beberapa kali Ahok terpaksa minta maaf? Berarti dia tidak hati-hati bisa buat kesalahan," ujar JK.
JK menambahkan jika seluruh pejabat publik hendaknya selalu berhati-hati dalam bersikap dan bertindak. Dengan begitu, mereka tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dan membuat kepercayaan publik berkurang.
"Jangan seperti itulah, pemimpin, kita ini minta maaf, pejabat publik ya mungkin minta maaf ke publik ya mungkin berapa tahun sekali. Jangan setiap bulan minta maaf ke publik hal yang sama. Berarti hati-hati lah," pungkas JK.
(wk/)