Berikut ini cara mudah menyelamatkan kamu untuk bisa hidup hemat berguru pada anak-anak kos.
- Tim WowKeren
- Senin, 06 Februari 2017 - 14:19 WIB
WowKeren - Nggak semua orang bisa hidup berhemat. Sekalinya mendapat gaji, langsung kalap dan mencoba segalanya. Tahu gitu tiba-tiba baru sadar bahwa uang akan habis di tengah bulan. Hal ini pasti akan membuatmu menderita. Mungkin banyak metode telah kamu lakukan sebagai upaya penghematan namun nggak banyak yang berhasil.
Anak kos merupakan strata yang bisa kamu jadi cerminan hidup sehat. Sebab mereka bisa menghemat uang dari awal hingga akhir bulan. Mereka hebat mengatur sirkulasi keuangan hingga bisa bertahan. Berikut cara mudah hidup menghemat ala anak kos:
Jadilah Pecinta Air Putih
Ini adalah salah satu tips sederhana tapi penting. Setiap kali kamu makan tentunya butuh untuk mengonsumsi minuman. Tetapi sadarkah kalian bahwa di beberapa tempat makan menjual minuman dengan harga sama atau bahkan lebih tinggi daripada harga makanan? Minuman yang hampir selalu ada dan memiliki harga paling murah biasanya adalah air putih.
Jadi, cobalah selalu memesan air putih. Misal harga es jeruk adalah Rp 10 ribu kemudian harga air putih hanya Rp 5 ribu maka kamu sudah bisa menghemat 3 x Rp 5 ribu atau Rp 15 ribu jika kamu makan sebanyak 3x sehari. Dalam sebulan kamu bisa berhemat sampai dengan Rp 450 ribu hanya dari menekan dana minuman saja.
Atau jika ingin lebih berhemat lagi, kamu bisa selalu membawa botol air minum yang sudah terisi dari kos-kosan. Jadi, kamu cukup membeli air mineral dalam galon paling nggak 2x dalam sebulan dengan dana hanya sekitar Rp 50 ribu saja.

Masaklah Nasi Putih
Cara kedua adalah dengan memasak sendiri nasi putih. Ya maklum saja, orang Indonesia terbiasa selalu makan nasi putih apapun lauk yang tersedia. Sebagai anak kos, kamu harus bisa mencari celah dalam hal ini. Harga nasi putih di tempat makan biasanya mulai dari Rp 5 ribu untuk seporsi.
Jika sehari membelinya sebanyak 3 kali maka kamu harus mengeluarkan uang sebanyak Rp 15 ribu setiap harinya. Terlihat nggak seberapa memang, tetapi jika dikalikan dalam satu bulan maka kamu bisa mengeluarkan dana sampai dengan Rp 450 ribu. Daripada membeli nasi putih di tempat makan, nggak ada salahnya kamu membeli beras dan memasak nasi bersama dengan teman - teman kos. Jadi kamu hanya cukup membeli lauk di tempat makan kemudian membawanya pulang.

Kurangi Nongkrong di Kafe
Sebagai anak muda, nongkrong adalah suatu kebutuhan sosial yang nggak dapat dihindari. Nongkrong di kafe bersama teman sah-sah saja dilakukan. Tapi kalau terlalu sering bisa jadi pengeluaran membengkak. Nah bagaimana cara mengatasinya?
Usahakan untuk mengisi perut terlebih dahulu sebelum pergi nongkrong. Daripada membeli makanan di cafe dengan harga Rp 50 ribu yang belum tentu bisa membuat kenyang. Nggak ada salahnya kamu mengisi terlebih dahulu perutmu dengan makanan di warung dekat kos hanya dengan dana Rp 10 ribu saja.
Jadi nanti ketika nongkrong, kamu cukup hanya membeli minuman saja karena perut sudah kenyang. Nggak perlu membatasi diri dengan hanya membeli air putih saja untuk kali ini. Kamu bisa membeli minuman kafe dengan harga puluhan ribu karena nggak setiap hari dilakukan. Cara ini bisa kamu terapkan jika memang kamu harus pergi nongkrong bersama teman. Namun selama menurut kamu itu masih bisa ditunda, lebih baik mengurangi pergi nongkrong dan menggantinya dengan main di kos teman secara bergantian.

Kurangi Konsumsi Daging
Bagi anak kos, sah-sah saja mengonsumsi daging sebagai lauk. Tetapi nggak ada salahnya untuk menguranginya kan? Mengurangi konsumsi daging ini nggak hanya bermanfaat bagi kesehatan karena dapat mengurangi kolesterol tetapi juga dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan.
Daging biasanya dijual dengan harga yang sedikit lebih mahal dari menu lainnya. Kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan protein dengan mengganti protein hewani menjadi protein nabati melalui sayuran dan tahu tempe. Biasanya di warung dekat kos - kosan menu tahu tempe dan sayuran dimasak dengan berbagai jenis masakan sehingga kamu nggak akan merasa bosan.

Belajarlah Masak Sendiri
Jika cara tersebut diatas masih kurang bisa menghemat danamu maka kamu bisa melakukan cara yang terakhir ini. Kamu bisa memasak sendiri. Cara ini cukup efektif jika kamu memiliki waktu kosong yang cukup. Di awal minggu kamu bisa membeli bahan-bahan yang diperlukan selama seminggu ke depan. Ingat ya, beli sesuai kebutuhan dan jangan lapar mata.
Jika membeli bahan masakannya di tukang sayur, kamu mungkin hanya membutuhkan uang Rp 100 ribu saja untuk membeli bahan makanan selama 1 minggu. Terlihat sedikit repot memang jika harus memasak sendiri tapi jika kamu memang harus sangat berhemat. Nggak ada ada salahnya kan untuk mencoba? Sebagai reward setelah masak setiap hari, kamu bisa membeli makanan di tempat makan setiap akhir pekan.

Laudry
Masalah mencuci pakaian juga sering dihadapi anak kos. Bagi anak kos yang bisa dan rajin mencuci baju dan nyetrika sendiri itu bagus! Karena itu akan sangat menghemat biaya dan nggak perlu khawatir akan kekurangan baju bersih. Nah, bagi yang malas nyuci baju, mungkin karena tempat gak memadai atau gak ada setrika, tentu masih bisa laundry.
Namun, biaya untuk sekali laundry dapat mengurangi biaya anda untuk 1 kali makan. Biasanya biaya laundry itu Rp. 10.000 perkilogram. Disarankan kalau bisa, ngelaundry itu sekali seminggu dengan berat pakaian maksimal 1 Kg. Sehingga sebulan itu cuman keluar Rp 40 ribu aja.

Kurangi Mengeluarkan Uang Untuk Hal yang Nggak Penting
Ini adalah salah satu faktor utama yang selalu membuat anak kos kehabisan uang. Kalau udah menjadi anak kos, kurangilah kebiasaan yang biasa dilakukan saat masih tinggal di rumah orang tua. Misalnya jalan-jalan dan membeli sesuatu yang nggak terlalu diperlukan.
Jadi, kalau udah menjadi anak kos, kamu harus udah bisa mengatur pengeluaran anda dan lebih bijak lagi dalam mengunakan uang untuk memenuhi kebutuhan primer anda terlebih dahulu. Semestinya kamu juga perlu membuat daftar keperluan yang penting. Dengan begitu kamu akan memiliki prioritas.

Beberapa saran di atas bisa kamu coba untuk menghemat pengeluaran dalam sebulan. Kamu yang akan menjalani hidup ngekos pun bisa belajar dari saran itu. Intinya jangan boros dan cobalah untuk hidup mengirit.
(wk/)