Ini alasan Presdir Freeport menunjuk-nunjuk anggota DPR usai rapat.
- Tim WowKeren
- Jumat, 10 Februari 2017 - 14:33 WIB
WowKeren - Kamis (9/2), Presdir Freeport Chappy Hakim hadir dalam rapat tertutup di DPR untuk membahas tentang aturan tambang. Namun, ada kejadian yang rupanya langsung menjadi sorotan.
Anggota Komisi VII Mukhtar Tompo mengaku sempat ditunjuk-tunjuk oleh Chappy usai rapat berakhir. Mukhtar mengatakan saat itu ia ingin menyalami Chappy, tapi justru ditolak.
"Sampai di sana mau jabat tangan ditampias saya punya tangan. Baru dia langsung tunjuk ke arah dada saya," ujar Mukhtar dilansir drai Detik.
Menanggapi polemik yang terjadi Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto mengatakan jika rapat DPR memiliki aturan tersendiri. Ada etika yang patut dijaga dan semua harus mendengarkan keterangan dari semua pihak.
"Seluruh tata kerja ataupun aturan di dalam rapat, RDP, ataupun rapat kerja, semuanya ada koridor aturan yang ada. Adapun semuanya itu terjadi tentunya dari sebab akibat," ujarnya. "Tentunya kita tidak bisa menilai dari satu pihak, tapi yang jelas apabila memang dirasa ada yang memegang aturan itu adalah dewan etik. Di sini dewan etik adalah Mahkamah Kehormatan Dewan."
Sementara itu, Chappy sendiri telah meminta maaf jika sikapnya menuai kecaman. Ia mengaku hanya mempertanyakan tanggapan Mukhtar mengenai ketidakkonsistenan saat rapat dan memintanya menunjukkan ketidakkonsistenan tersebut.
"Hal yang terjadi selesai rapat Komisi VII hari ini adalah hal yang tidak diinginkan oleh pihak mana pun. Dengan tulus, saya memohon maaf kepada Komisi VII DPR atas polemik yang terjadi," ujar Chappy.
(wk/)