Beredar Video Coblosi Kertas Suara, Petugas KPPS Halmahera Tengah Dikecam
Nasional

Begini kronologi petugas KPPS mencoblosi surat suara di Halmahera Tengah yang terekam kamera dan beredar luas.

WowKeren - Pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017 ditemukan di di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. Panitia Pengawas Pemilihan Umum menemukan adanya video yang menampilkan petugas yang diduga tengah berbuat kecurangan.

Dalam video yang beredar tampak tiga orang yang mengenakan baju Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mencoblosi sejumlah surat suara. Kemudian mereka memasukkannya sendiri ke kotak suara.

Di TPS sendiri tampak tidak ada pemilih. Mereka berada di luar ruangan karena takut. Satu pemilih juga sempat diberi sejumlah surat suara untuk dicoblos. Kejadian itu tak pelak menuai kecaman dari masyarakat luas.


Calon bupati Halmahera Tengah, Mutiara T Yasin mengatakan jika mereka juga mengintimidasi saksi. Pelanggaran tersebut diduga dilakukan secara terstruktur dan masif.

"Saksi dari kami tidak bisa berbuat apa-apa karena diintimidasi kemudian HP mereka ditarik, lalu dibanting," ujar Mutiara. "Kami sangat dirugikan, hak-hak pemilih telah dihilangkan. Kami akan laporkan masalah ini di panwas dan minta segera ditindaklanjuti untuk dilakukan pemungutan suara ulang."

Sementara itu, pelanggaran lain juga terjadi di TPS 1 di Desa Evanon Kecamatan Pulau Gebe. Ada 13 warga yang menggunakan form A5 atau perpindahan tempat pemilih saat melakukan pencoblosan. Panwaslu sendiri akan menerbitkan rekomendasi untuk pengambilan suara ulang (PSU) di dua TPS tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait