Ini penjelasan Donald Trump terkait 'insiden Swedia' yang menjadi bulan-bulanan warga.
- Tim WowKeren
- Senin, 20 Februari 2017 - 10:55 WIB
WowKeren - Donald Trump kembali menuai sorotan karena pernyataannya baru-baru ini. Dalam pidatonya, Presiden Amerika Serikat ke-45 ini mengatakan jika Swedia diserang teror.
"Anda melihat yang terjadi di Jerman. Anda juga melihat apa yang terjadi semalam di Swedia. Siapa yang percaya ini? Swedia," ujar Trump.
Namun, pernyataan Trump tersebut rupanya juga membuat warga Swedia kebingungan. Bahkan mantan Perdana Menteri Swedia, Carl Bildt sampai bertanya-tanya apakah Trump tengah merokok. "Swedia diserang teror? Apa ia telah 'merokok'?" ujar Carl Bildt.
Dalam sejumlah media Swedia disebutkan jika ada sejumlah insiden seperti warga yang menderita luka bakar atau peringatan longsor. Namun, sama sekali tidak ada kabar mengenai serangan teror.
Pernyataan Trump tersebut tak pelak menjadi bulan-bulanan warga Swedia. Mereka bahkan membuat tagar #LastNightInSweden. Sementara itu, juru bicara kementerian luar negeri Swedia Catarina Axelsson meminta penjelasan AS.
Donald Trump sendiri baru-baru ini telah memberikan penjelasan. Ia mengatakan jika maksud ucapannya tersebut terkait dengan berita yang disiarkan Foxnews tentang imigran dan Swedia.
Pihak Gedung Putih juga menjelaskan jika Trump tidak berbicara mengenai insiden spesifik. "Ia mengatakan tentang peningkatan aksi kriminal dan insiden yang terjadi secara umum dan tidak mengacu pada kejadian spesifik," terang juru bicara, Sarah Sanders.
(wk/)