Lewat wawancara ini, Lindsay Lohan menceritakan perlakuan rasis yang didapatnya saat akan pulang ke New York.
- Tim WowKeren
- Rabu, 22 Februari 2017 - 10:37 WIB
WowKeren - Lindsay Lohan ternyata pernah mengalami kejadian kurang menyenangkan hanya karena ia memakai kerudung. Hal tersebut terjadi ketika sang aktris melakukan perjalanan ke New York.
Dalam acara "Good Morning Britain", aktris berusia 30 tahun ini menceritakan kembali pengalaman perjalanannya itu kepada penonton. Ia mengaku mendapatkan perlakuan "berbeda" oleh petugas bandara.
"Ketika aku terbang ke New York belum lama ini, aku memakai kerudung dan aku diberhentikan di bandara," jelas Lohan kepada pembawa acara Piers Morgan dan Susanna Reid. "Aku mendapatkan perlakuan rasis untuk pertama kalinya dalam hidupku."
Situasi yang dialami Lohan pun semakin parah. Aktris "Mean Girls" ini lanjut diminta untuk melepaskan kerudungnya.
"Para petugas membuka pasporku dan melihat Lindsay Lohan dan lalu meminta maaf. Tapi dengan mengatakan, 'Lepaskan hijabmu'," ceritanya. Wajar saja, hal tersebut membuatnya shock.
"Bagaimana perasaan wanita lain yang tidak nyaman ketika diminta untuk melepaskan jilbab?" pikirnya. "Itu sungguh menarik buatku. Itu mengejutkan dan aneh. Aku berasal dari New York, lahir dan dibesarkan di sana. Itu sedikit mengintimidasi."
Saat itu, Lohan baru saja kembali dari perjalanan ke Turki. Di sana, ia bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan. Lohan memakai jilbab dalam kunjungannya ke Turki sebagai bentuk penghormatannya.
Sang aktris pun membagikan foto kunjungannya ke akun Instagram. Terlihat ia berdiri di samping Presiden bersama istri dan putrinya. Lohan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Turki yang telah mengundangnya.
"Mimpi apa, Bapak Presiden Erdogan dan Ibu Negara mengundangku ke rumah mereka," ujarnya dalam keterangan foto. "Upaya mereka dalam membantu pengungsi Suriah benar-benar inspiratif."
(wk/)