Ini langkah kepolisian Malaysia untuk memperketat penjagaan kamar jenazah Kim Jong Un.
- Tim WowKeren
- Kamis, 23 Februari 2017 - 10:38 WIB
WowKeren - Kasus dugaan pembunuhan Kim Jong Nam masih dalam penanganan polisi Diraja Malaysia. Proses otopsi terhadap jenazah kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un itu diketahui telah selesai beberapa waktu lalu.
Meski begitu hingga kini jenazah Kim Jong Nam masih berada di kamar jenazah Hospital Kuala Lumpur (HKL). Pemerintah Malaysia menolak untuk menyerahkannya ke pihak Korea Utara dan memilih menunggu pihak keluarga.
Namun, baru-baru ini Kepala Polisi Diraja Malaysia, Khalid Abu Bakar mengatakan ada upaya penyusupan ke dalam kamar jenazah Kim Jong Nam. Beruntung aksi tersebut bisa digagalkan oleh aparat yang ada.
"Selasa (21/2), kami mendapatkan informasi ada percobaan untuk menerobos masuk ruang forensik," ujar Khalid. "Kami mengambil langkah pencegahan dengan mengamankan dia, karena area tersebut merupakan area terlarang."
Meski mengaku telah mengetahui identitas penyusup tersebut, pihak kepolisian tampaknya masih enggan untuk membeberkannya. "Kami tahu siapa mereka. Tidak perlu saya beritahukan ke kalian," imbuhnya.
Demi mencegah hal tersebut berulang, pihak kepolisian Malaysia telah mengerahkan pasukan khusus. Mereka memperketat penjagaan di sekitar kamar mayat Kim Jong Nam.
Sementara itu, hingga kini Polisi Diraja Malaysia masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Baru-baru ini mereka mengungkap dua tersangka lainnya, salah satunya disebut-sebut adalah diplomat di Kedubes Korea Utara untuk Malaysia.
(wk/)