Jadi Kontroversi, Seniman 'Makan Mayit' Beri Penjelasan
Nasional

Ini pembelaan Natasha Gabriella Tontey terkait kreasi 'Makan Mayit' yang menuai kontroversi.

WowKeren - Nama Natasha Gabriella Tontey tengah banyak dibahas usai ia mengagas karya seni "Makan Mayit". Dalam sejumlah foto yang beredar di media sosial tampak berbagai makanan yang disajikan dengan potongan tubuh boneka bayi atau bentuk tak lazim lainnya.

Tidak hanya bentuknya, menu yang disajikanpun terbilang tidak lazim. Seperti, ASI (Air Susu Ibu) dan keringat dari ketiak bayi.

Sejak banyak diposting di media sosial, "Makan Mayit" langsung menuai beragam kontroversi. Bahkan tidak sedikit yang mengecam hingga menyebutnya psikopat.

Natasha sendiri baru-baru ini akhirnya buka suara terkait karya seninya. Ia berpendapat jika karyanya bisa mengangkat hal-hal yang selama ini dianggap tabu agar bisa dipahami oleh masyarakat.


"Ini bukan bercanda atau sesuatu untuk tampil beda saja. Seni punya potensi untuk membicarakan hal-hal yang dianggap tabu agar bisa dipahami bersama," ujar Natasha. "Seni punya potensi untuk membicarakan hal-hal yang dianggap tabu agar bisa dipahami bersama, saya gak mau hanya menerima norma yang ada sebagai sesuatu yang 'taken for granted' saya punya banyak pertanyaan tentang etis, moral, manusia dan banyak lagi, oleh karenanya acara ini saya buat sebagai platform untuk berdialog dengan partisipan."

Natasha beralasan jika kreasi semacam ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya ada juga menu minuman darah untuk lelucon yang banyak dijual di acara bazar. Sedangkan terkait dengan berbagai kritik yang didapatnya, Natasha mengatakan jika ini adalah bagian dalam berkesenian.

Seperti diketahui kreasi "Makan Mayit" yang digagas Natasha memang menuai banyak protes lantaran dinilai kurang pantas dan melanggar norma. Meski begitu tidak sedikit yang justru mendukung dan memuji kreatifitasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait