Ini alasan Donald Trump menyatakan dukungan pada praktik interogasi penyiksaan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 04 Maret 2017 - 19:53 WIB
WowKeren - Beberapa sesudah pelantikannya pada 20 Januari lalu, Donald Trump sempat menyatakan dukungannya pada praktik interogasi penyiksaan seperti waterboarding. Presiden AS ke-45 ini berpendapat jika teknik ini sangat efektif untuk menggali informasi terutama dari tersangka terorisme.
Akibat hal tersebut, Donald Trump langsung menuai kecaman dari sejumlah pihak. Salah satunya dari pelapor khusus PBB (special rapporteur) untuk perlindungan HAM, Ben Emmerson.
Dalam rapat Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, Emmerson menyebut Trump sebagai presiden terpilih pertama yang mendukung sistem itu. Pernyataan Trump yang secara terang-terangan tersebut membuatnya merasa cemas.
"Kita berada di situasi di mana ada seorang kepala negara pertama yang terpilih secara demokratis, justru mendukung penyiksaan," ujar Emmerson. "Mengetahui Trump dengan terang-terangan mendukung dan 'memuji' kelebihan dari penyiksaan sebagai senjata memerangi teroris dan menyatakan keinginannya melegalkan penyiksaan di hari-hari awalnya menjabat, membuat saya merasa cemas."
Emmerson berpendapat jika sikap Trump itu bisa saja memberikan contoh buruk dan bisa saja membuat negara lain terpengaruh. Bahkan menurutnya ini merupakan salah satu indikasi ketidaksiapan Trump memimpin.
Sementara itu, Trump sendiri memang kerap kali menuai beragam kecaman dan kontroversi. Seperti beberapa waktu lalu saat ia membuat kebijakan larangan imigran muslim dari sejumlah negara Islam.
(wk/)