Kritik Mobil Mogok, Fahri Hamzah Sebut Itu Membahayakan Presiden
Nasional

Fahri Hamzah mengkritik pemerintah terkait peristiwa mogoknya mobil Presiden Jokowi.

WowKeren - Peristiwa mogoknya mobil kepresidenan tengah menjadi sorotan sejumlah kalangan. Seperti diketahui, mobil Mercedez-Benz S600 Guard RI 1 yang ditumpangi Presiden Joko Widodo sempat mogok saat berada di Kalimantan Barat.

Hal tersebut rupanya juga menjadi perhatian Fahri Hamzah. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat mengatakan jika kejadian itu adalah kelalaian pemerintah.

Mogoknya kendaraan presiden dinilai bisa membahayakan dan mengancam keselamatan Jokowi. Fahri Hamzah mengandaikan bagaimana jika mobil tersebut mogok saat presiden tengah berada di lokasi yang tidak aman.


"Ya concern-nya pada keamanan Presiden. Presiden itu dalam UU Keprotokoleran harus ada sistem yang baik. Di antara cara itu, kita atur keamanan Presiden, kendaraan itu harus aman. Kalau mogok berarti kendaraan itu enggak aman," ujar Fahri. "Jadi ini soal amannya, bukan mogoknya. Harus ada evaluasi. Ya kalau mogoknya di tempat aman. Kalau mogoknya di tempat enggak aman? Itu keamanan Presiden loh."

Politisi ini mengatakan jika keamanan Presiden adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu pemerintah tidak bisa menggunakan alasan mobil telah berumur atau lama tak diganti.

"Kalau anggota DPR yang meninggal, gantinya gampang. Lah kalau Presiden itu kan bahaya. Ini soal keamanan Presiden jadi harus dievaluasi. Semua alat yang digunakan Presiden, helikopter, pesawat, mobil, semua harus dievaluasi," imbuhnya. "Salah sendiri. Sistem pemerintahan enggak boleh membiarkan Presiden naik mobil lama karena terkait keamanan. Kalau sudah lama bikin jangka waktu penggantian. Mesin kapan ausnya, onderdil kapan gantinya."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait