Adu Jotos Saat Hadiri Pemakaman, Dua Anggota Legislatif Tuai Kecaman
Nasional

Ini penyebab dua anggota legislatif berkelahi saat menghadiri acara pemakaman di Sulawesi Selatan.

WowKeren - Dua anggota legislatif menuai kritikan usai lantaran berkelahi saat tengah menghadiri pemakaman di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Kedua orang itu adalah Muhtar Tompo, Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi Hanura berkelahi dengan Syamsuddin Karlos, Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan dari fraksi PAN.

Peristiwa terjadi saat keduanya tengah menghadiri pemakaman di Jeneponto, Sulawesi Selatan. Berdasarkan penuturan warga, kedua wakil rakyat itu awalnya hanya berbincang biasa.

Namun, mereka tiba-tiba terlibat adu fisik hingga dilerai oleh warga. Belakangan diketahui, perbuatan tidak terpuji itu terjadi saat mereka membahas Waduk Karaloe yang berada di Kecamatan Biringbulu dan Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa. Namun tiba-tiba ada pihak yang tersinggung terkait pembebasan lahan yang diduga dikorupsi sejumlah pejabat.


Muhtar Tompo sendiri mengatakan jika saat itu ia memprotes pembebasan lahan. Namun, Karlos justru merasa tersinggung. "Kami bincang-bincang tentang waduk Karaloe karena banyak warga yang protes terkait pembebasan lahan tapi tiba-tiba dia tersinggung dan bilangi saya tidak paham situasi dan mau tampar dan tendang saya tapi saya cepat menangkis dan menghindar," ujarnya.

Sedangkan Karlos sendiri mengakui dirinya tersinggung, namun ia membantah melakukan pemukulan lebih dahulu. "Jadi saya marah tapi saya tidak memukul malah dia yang duluan serang saya dengan memukul pundak saya," tegas Karlos.

Tindakan kedua wakil rakyat itu tak pelak langsung menuai kritikan dari sejumlah pihak. Apalagi peristiwa itu terjadi di sebuah acara pemakaman dimana keluarga almarhum tengah berduka. Meski begitu, pemakaman Supomo Guntur itu tetap bisa dilaksanakan hingga selesai dan lancar.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait