Angkat Isu Sosial, Karakter Bimo di Film 'Jomblo' Jadi Fokus Hanung Bramantyo
Film

Diperankan oleh Arie Kriting, Hanung jelaskan soal isu identitas karakter Bimo dalam film 'Jomblo'.

WowKeren - Belakangan ini, sutradara Hanung Bramantyo memang tengah menyiapkan remake film "Jomblo". Tak hanya sekedar hubungan laki-laki dan perempuan, "Jomblo" juga mengangkat isu sosial lain salah satunya identitas dari seorang tokoh bernama Bimo.

Bimo diperankan oleh Arie Kriting. Sosoknya dikisahkan merupakan pemuda berjati diri Papua, namun lahir dan besar di Yogyakarta. Di sinilah Bimo mengalami ketaksaan identitas karena berupaya men-Yogya-kan dirinya.

"Arie Kriting kan orang Indonesia Timur, karakternya jadi orang Papua tapi dia lahir di Yogya. Jadi si Bimo ini luarnya Papua, tapi hatinya Yogya," kata Hanung seperti dilansir dari detikHot. "Itu juga saya lagi melakukan otokritik terhadap masyarakat Yogya yg baru-baru ini sedang mempersoalkan persoalan Papua. Isu itu kan kenceng banget."


Lebih dari itu, suami Zaskia Adya Mecca tersebut mengaku tak ingin film "Jomblo" hanya menghadirkan sesuatu yang lucu saja. Ia berharap bisa menyentil masyarakat lewat tema sosial, politik dan religi yang diselipkannya dalam film.

Selain Arie Kriting, film "Jomblo" versi baru ini juga dibintangi Ge Pamungkas, Deva Mahenra, Richard Kyle, Natasha Rizki dan masih banyak lagi. Sayang sejauh ini, belum ada bocoran soal rencana penayangan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!