Berikut foto selfie yang diambil dan nggak disangka menjadi momen terakhir di dunia ini.
- Tim WowKeren
- Rabu, 05 Juli 2017 - 12:07 WIB
WowKeren - Nggak ada yang tahu kapan ajal akan datang menjemput. Dimana, kapan dan oleh sebab apapun manusia bisa jadi meninggal. Baru-baru ini selfie menjadi salah satu penyebab orang meninggal dunia.
Foto terakhir itu menjadi sangat penting karena kenangan berharga untuk orang terdekat. Berikut foto selfie yang diambil dan nggak disangka menjadi momen terakhir di dunia ini:
Selfie Terakhir Jenni Rivera
Jenni Rivera adalah penyanyi terkenal untuk musik Meksiko. Kematiannya yang mendadak dalam sebuah kecelakaan pesawat pada tanggal 9 Desember 2012 mengejutkan semua orang. Penyanyi 43 tahun itu meninggal bersama enam anggota staf dan teman lainnya.
Yang mereka tinggalkan hanyalah selfie yang mereka ambil beberapa menit setelah lepas landas. Selfie tampak berkualitas buruk karena di tahun 2012 kamera depan bemum mumpuni.
Selfie Terakhir Pemain Balap Banteng
Anak-anak muda memiliki kegemaran ini untuk berlari di depan banteng sambil mempertaruhkan bokong mereka dan kehidupan mereka. Pada tahun 2015, seorang pria berusia 32 tahun bernama David Lopez mati saat dirinya tak cukup daya dikejar 2 banteng jantan.
Sebelum meninggal di selfie menggunakan iPhone terbaru di tangannya. Anehnya pria itu benar-benar mati dengan senyum di wajahnya seolah-olah dia tahu itu adalah misi bunuh diri. Namun rekaman tersebut disita oleh pihak berwenang untuk mendapatkan bukti.
Selfie Terakhir di Mobil
Wanita ini bernama Courtney Stanford di North Carolina yang memposting foto selfie dengan caption jika dia merasa senang saat mengemudi.
Sayangnya saat tengah membuktikan itu tiba-tiba mobil berbelok di tengah jalan dan menabrak truk sebelum akhirnya menabrak pohon. Dia pun meninggal di tempat pada 26 April 2014.
Hidup Mati Bersama
Cabo da Roca dianggap sebagai tempat paling romantis di Eropa Barat. Mengunjungi itu tanpa mengambil selfie dianggap sebagai dosa. Sebagian besar orang yang mengunjungi tempat ini mencoba untuk mengambil gambar klise.
Salah satunya pasangan Polandia ini yang memutuskan untuk membuat teman-teman Facebook mereka iri. Sayang, bukannya iri pose mereka malah berakhir tragis. Kedua jatuh ratusan meter tepat di depan anak-anak mereka.
Selfie Terakhir dengan Ibu
Sebagian anak banyak yang menghindari foto orang tuanya di tag dalam Facebook namun tidak dengan anak ini. Gambar yang tampaknya sempurna di dalam pesawat terbang ini diambil dan diungga beberapa detik sebelum lepas landas.
Penerbangan ini MH17 dijadwalkan mendarat di Kuala Lumpur tapi ditembak oleh rudal saat melewati Timur Ukraina dan tidak pernah sampai ke tujuan.
Foto Bawah Air Terakhir
Seorang pria Tiongkok terpacu untuk selfie dengan beruang laut yang ekstrim. Dia masuk kolam renang di mana beruang laut seberat 1,5 ton akhirnya menyeretnya di bawah air dan ditenggelamkan sampai mati.
Rupanya beruang laut tersebut tidak tertarik selfie dan ingin bermain game sendiri. Insiden itu akan menghantui beberapa penggemar satwa liar remaja untuk hidup.
Pistol Bukan Untuk Selfie
Di Amerika, setiap orang memiliki pistol di rumah mereka, maka, mereka juga ingin memamerkannya. Alhasil opsesi untuk selfie pun muncul.
Pria ini selfie dengan senjata api dan meletakkan jarinya di pelatuk dengan cara yang cukup mengancam diri. Sayangnya pria 43 tahun dari Washington ini lupa mematikan tombol dan menekannya.
Selfie Terakhir Seorang Pilot
Membuka jendela kokpit saat berada di atas ketinggian adalah hal yang membahayakan. Tapi pilot ini melakukannya untuk mendapatkan udara segar.
Selama percobaan bodoh ini, dia kehilangan kendali dan akhirnya terjatuh. Foto selfie menjadi kenangan terakhir dirinya yang seorang pilot.
Selfie dengan Badai Petir
Seorang pejalan kaki dan petualang Inggris menjadi sangat tidak beruntung saat melakukan trekking melalui Taman Nasional Brecon beacon. Dia dan ponselnya membuatnya menjadi korban saat mengambil selfie dalam badai petir.
Insiden tersebut terjadi pada bulan Juli 2015. Tongkat selfie yang terbuat dari logam menjadi penghantar yang ampuh mengambil nyawanya.
Unjuk Gigi Terakhir di Machu Picchu
Oliver Park yang berusia 51 tahun mencoba untuk mengambil selfie dengan berani melompat sambil mengabaikan semua instruksi keselamatan. Dia melompat tapi saat dia mendarat, kakinya tergelincir di bebatuan yang melemparnya ke lereng curam.
Dia gagal mempertimbangkan inersia yang akan dia dapatkan sekali di udara tapi sudah terlambat baginya. Para wisatawan di dekatnya tidak dapat menahannya tapi hanya bisa melihat pria itu terjun ke kematiannya.
Banyak orang menganggap remeh peraturan dan terpicu adrenalin. Ditambah lagi dengan kebiasaan selfie yang membuat korban nggak fokus. Selfie boleh asal paham situasi ya.
(wk/)