Nasib Siswi Pelaku Bullying Thamrin City, Dipolisikan Hingga Dikeluarkan dari Sekolah
Nasional

Begini kelanjutan kasus bullying siswa SD di Thamrin City yang sempat mengegerkan masyarakat.

WowKeren - Aksi pembullyan yang dialami oleh seorang siswa SD di Thamrin City berujung pada kasus hukum. Seperti diketahui, korban telah melaporkan hal terjadi padanya ke Mapolsek Mentro Tanah Abang.

Selasa (18/7), sejumlah siswi SMP yang terlibat dalam aksi pembullyan itu mendatangi kantor polisi. Dengan didampingi dua orang gurunya, mereka menjalani pemeriksaan terkait peristiwa tersebut.

Kanit Reskrim Metro Tanah Abang, Kompol Mustakim mengatakan ada delapan anak yang dipanggil. Mereka diketahui telah tiba dan memasuki ruang mediasi pada pukul 11:30 WIB.

"Karena ini anak-anak maka prosedurnya panggil orang tua anak-anak itu dan pihak sekolah maupun P2TP2A," ujar Mustakim. Pemeriksaan tersebut tetap dilakukan meski Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat Sujadiyono menyatakan bahwa korban akan mencabut laporannya dan kasus diselesaikan secara kekeluargaan.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Adrianto mengatakan jika pihaknya telah melakukan investigasi terkait hal tersebut. Diketahui pelaku dan korban dulunya memang berasal dari satu sekolah dasar.

"Senin pagi kemarin kami investigasi bersama Inspektorat Jenderal Kemendikbud, kepolisian. Dari investigasi itulah kita panggil orangtua korban, orangtua pelaku kita panggil, semua kita hadirkan," jelasnya. "Mereka semua berasal dari satu sekolah dasar."

Atas aksi bullying yang mereka lakukan, Sopan mengatakan jika pihaknya memberikan saksi tegas pada pelaku dengan mengeluarkan mereka. "Sesuai dengan Instruksi Gubernur Nomor 15 Tahun 2012, peserta didik yang menjadi pelaku tawuran, bullying dikembalikan ke orangtuanya."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait