Begini tanggapan Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait tingkat kepercayaan masyarakat pada pemerintah.
- Tim WowKeren
- Rabu, 19 Juli 2017 - 11:21 WIB
WowKeren - Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) baru-baru ini merilis laporan terkait tingkat kepercayaan rakyat pada pemerintah. Berdasarkan data yang mereka dapatkan, Indonesia dan Swiss rupanya berhasil menduduki posisi teratas.
OECD menyebutkan jika tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia pada pemerintahan Presiden Joko Widodo mencapai 80 persen tahun lalu. Prosentase tersebut meningkat sebanyak 28 persen jika dibandingkan pada 2007 silam.
Angka tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan negara-negara lainnya. Seperti diketahui dalam laporan tersebut, Amerika Serikat hanya mencapai 30 persen, Inggris 31 persen, Jerman 55 persen, Perancis 28 persen, India 73 persen dan Brasil 26 persen.
Laporan yang dirilis OECD itu menyebutkan jika salah satu indikatornya adalah pencapaian program kerja pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sendiri mengatakan jika kepercayaan tersebut juga menjadi pendorong efektivitas kebijakan pemerintah dan pembangunan ekonomi.
"Dari sisi fiskal, pemerintah juga telah berupaya menjaga kepercayaan masyarakat melalui kebijakan APBN yang lebih kredibel dan pruden, serta menjaga keberlangsungan anggaran pembangunan yang sehat," ujar Sri Mulyani.
Lebih lanjut, Sri Mulyani berharap kepercayaan yang tinggi itu juga bisa mendorong kepatuhan masyarakat terutama untuk kebijakan perpajakan. "Kepercayaan terhadap pemerintah berhubungan kuat dengan dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan negara mereka dan persepsi penyebaran korupsi di tubuh pemerintahan. Saat pemerintah dipandang memiliki integritas moral yang tinggi lebih banyak masyarakat percaya pemerintah," pungkasnya.
(wk/)