Sebut 'Hanya Bercanda', Gunadarma Tak Beri Sanksi Mahasiswa Pelaku Bullying?
Nasional

Ini alasan pihak Universitas Gunadarma belum menjatuhkan sanksi untuk pelaku bullying terhadap MF.

WowKeren - Kasus bullying yang terjadi di Universitas Gunadarma menuai kecaman dari banyak pihak. Apalagi korban dikabarkan adalah mahasiswa berkebutuhan khusus berinisial MF (19).

Pihak Rektorat Universitas Gunadarma sendiri hingga kini diketahui masih belum menjatuhkan sanksi pada para pelaku. Wakil Rektor III Universitas Gunadarma Irwan Bastian beralasan jika mereka masih menunggu hasil pemeriksaan.

Irwan mengatakan jika peristiwa bullying tersebut sebenarnya terjadi secara spontan. Pelaku mengungkap jika mereka hanya bercanda. Sedangkan korban MF sendiri menurut pihak kampus bukan merupakan anak berkebutuhan khusus.

"Berdasarkan pengakuan para mahasiswa yang ada dalam video, mereka tidak bermaksud mem-bully. Akan tetapi hanya bercanda kepada sesama teman sekelas," ujar Irwan. "Dari keterangan yang kami peroleh, kejadian dalam video tersebut tidak melalui proses perencanaan. Artinya berlangsung secara cepat dan spontan."


Pernyataan pihak kampus tersebut rupanya juga menjadi perhatian Masyarakat Peduli Hak-hak Penyandang Disabilitas (MPHPD). Mereka mencurigai adanya upaya Universitas agar tidak menjatuhkan hukuman untuk pelaku.

"Berita di beberapa media pagi ini menunjukkan pihak universitas terkesan memberi maaf pada para pelaku dengan alasan bahwa yang dilakukan mereka terhadap MF adalah keisengan, spontanitas, kebiasaan yang dilakukan anak-anak, dan tidak ada unsur bullying," ujar Koordinator MPHPD dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Disabilitas, Hari Kurniawan dilansir dari Kompas.

Menurut Hari pengakuan tersebut sangat berbeda dengan apa yang diungkap oleh orangtua korban. Menurutnya MF kerap kali menerima perlakukan seperti itu selama satu semester. Ayah MF mengatakan jika sikap yang ditunjukkan putranya di video adalah mekanisme pertahanan diri lantaran sudah tak tahan dibully.

"Ada kesan justru yang memaafkan kampus, bukan dari keluarga korban. Tentunya sikap permisif kampus sangat menyakitkan rasa kemanusiaan atas perilaku bullying yang selama ini menimpa MF," imbuhnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait