Benar nggak kalau micin jadi penyebab menurunnya kemampuan otak seseorang? Temukan jawabannya di sini.
- Tim WowKeren
- Senin, 24 Juli 2017 - 16:43 WIB
WowKeren - Otak memang menjadi organ yang paling penting dalam tubuh kita. Tak hanya untuk berpikir, otak juga mempunyai fungsi komando utama organ tubuh dan pengambil segala macam keputusan yang akan kita lakukan.
Tapi ternyata kemampuan otak seseorang bisa menurun lho. Banyak yang mengatakan kalau kebanyakan makan micin bisa menyebabkan IQ turun. Tapi hal itu tak sepenuhnya benar. 6 hal sepele inilah yang justru menjadi penyebabnya.
1. Obesitas
Menurut sebuah hasil riset di "American Journal Of Epidemiology", obesitas yang dialami orang paruh baya bisa menyebabkan penurunan kemampuan kognitif. Makanya ada banyak orang lansia yang punya risiko demensia.
Namun dalam risetnya, peneliti juga menemukan adanya hubungan antara obesitas dengan kemampuan intelektual rendah di usia remaja dan dewasa. Makanya obesitas disebut sebagai masalah medis kompleks yang harus segera ditangani.
2. Terbiasa Makan Makanan yang Manis
Ternyata terlalu banyak memakan makanan yang yang manis juga bisa berdampak buruk untuk otak. Soalnya nggak cuma membuat gemuk, gula juga bisa memengaruhi sel-sel otak. Makanya, pasien diabetes punya risiko demensia yang lebih besar.
Dampak negatif dari gula terhadap kesehatan otak ini bisa jadi disebabkan karena adanya peningkatanan inflamasi. Bahkan, konsumsi gula yang tinggi disebut-sebut dapat memengaruhi fungsi sel otak dan kemampuan kognitifnya.
3. Sering Melakukan Multitasking
Bermain ponsel sambil melakukan pekerjaan lain seperti mencatat dan menonton sesuatu memang dianggap sesuatu yang efektif dan cepat. Tapi ternyata kebiasaan multitasking ini bisa menekan otak yang bekerja lebih keras dari yang seharusnya.
Bagian lobus frontal otak adalah mesin utama yang mengarahkan perhatian. Sayangnya bagian ini punya kemampuan yang terbatas. Jadi kalau terlalu sering dipaksakan, maka kemampuannya akan menurun atau bahkan rusak seperti komputer yang dipaksa membuka terlalu banyak program hingga ngehang.
4. Menghirup Asap Rokok
Meskipun kalian bukan penghisap rokok, tapi kalau keseringan berkumpul dengan perokok, maka kalian juga akan mendapat risikonya. Soalnya, asap rokok beserta segala macam zat berbahaya bisa terserap dan masuk ke otak.
Jika dilakukan terus menerus, hal itu meningkatkan karbon monoksida dan menggantikan oksigen. Akibatnya, ada kerusakan pada pembuluh darah dan saraf. Maka kemampuan sel-sel otak untuk berkomunikasi secara efektif dan menyimpan informasi juga berkurang.
5. Banyak Bepergian
Ternyata terlalu banyak bepergian juga menjadi salah satu penyebab kemampuan otak yang menurun lho. Hal itu adalah resiko dari jet lag atau perubahan jadwal yang cukup kronis sehingga otak kehilangan kemampuannya.
Nggak hanya sulit mengenali waktu dan megganggu jam tidur, penderita juga akan mengalami kesulitan biologis lainnya. Nggak terkecuali regulasi hormon yang mempengaruhi kemampuan belajar dan mengingat.
6. Sering Merasa Tertekan
Ternyata sering merasa stres karena memikirkan kehidupan juga bisa berpengaruh pada sistem kerja otak lho. Mulai dari memikirkan beban sekolah, keluarga, hutang, pekerjaan hingga masalah percintaan.
Rasa tertekan dan stres itulah yang membuat seseorang sulit untuk berpikir jernih. Bahkan seorang ahli saraf di The Ohio State University Wexner Medical Center juga menganggap hal tersebut sebagai penyebab peningkatan risiko Alzeimer.
Itulah 6 hal yang ternyata bisa membuat seseorang mengalami penurunan IQ. Jadi bukan hanya karena kebanyakan makan micin seperti yang kalian duga. Hal-hal sepele ini juga bisa menjadi penyebabnya.
(wk/)