Karina Ranau, Istri Epy Kusnandar, Lapor Polisi Usai Alami Kekerasan di Warung Makan
Auto Generated/AI Generated
Selebriti

Karina Ranau melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya di warung makan, bukan gimmick.

WowKeren - Karina Ranau, istri almarhum Epy Kusnandar, baru-baru ini membuat laporan polisi setelah mengalami dugaan kekerasan fisik dari seorang pelanggan di warung makannya di Kalibata, Jakarta Selatan. Kejadian itu menarik perhatian publik dan menimbulkan berbagai komentar di media sosial, dengan beberapa warganet menganggapnya sebagai trik pemasaran untuk meningkatkan popularitas warung makan tersebut.

Menanggapi anggapan tersebut, Karina menegaskan bahwa insiden yang dialaminya adalah murni fakta. "Banyak sekali netizen yang bilang 'Ini mah marketing' katanya, 'Ini mah gimmick supaya warungnya ramai.' Ya Allah... enggak lihat apa saya dari pagi kerja?" ujarnya, mengekspresikan rasa frustasinya atas tuduhan yang tidak berdasar. "Kalau saya marketing ngapain sih saya capek-capek di sini," tambahnya.

Karina yang berusia 43 tahun merasa terjepit di antara tuntutan untuk menjelaskan kejadian tersebut dan niatnya untuk berbagi pengalaman sebagai bentuk transparansi. "Apakah setiap kejadian mungkin besok misalnya saya di jalan dipukul orang berdarah-darah atau digorok orang, sudah diam aja enggak usah posting sosial media?" tanyanya, menunjukkan betapa sulitnya situasi yang dihadapinya.


Salah satu karyawan warung makan milik Karina, Yogi, juga memberikan penjelasan mengenai suasana saat kejadian. Menurutnya, saat itu suasana memang sangat mencekam dan tidak ada unsur kesengajaan dalam insiden tersebut. "Untungnya kita nggak ada main fisik karena kita tahu kalau kita main fisik, kita yang kena, bisa lapor balik kan," jelas Yogi, menanggapi komentar negatif yang muncul di sosial media.

Kejadian tersebut bermula sekitar pukul 11.45 WIB ketika seorang pria datang ke warung makan Karina yang masih tertutup terpal. Pria tersebut langsung membuka paksa terpal dan membentak Karina untuk segera melayani pesanannya. "'Bapak sebentar ya Pak, kita bukanya sebentar lagi. Bapak tunggu dulu di tenda ya Pak, nanti kita panggil kalau sudah'. 'Nggak, ini aja mau sekarang aja pesannya','" cerita Karina, mengungkapkan betapa tegangnya suasana saat itu.

Tak terima dengan perlakuan kasar tersebut, pria itu kemudian mendorong Karina hingga terjatuh. Akibat dorongan tersebut, Karina mengalami cedera dan memilih untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Ia juga telah menjalani pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) serta melakukan visum untuk mendapatkan bukti mengenai dugaan kekerasan fisik yang dialaminya. Untuk informasi lebih lanjut, berikut video yang diunggah Karina berkenaan dengan insiden tersebut:

Karina berharap dengan melaporkan kejadian ini, ia dapat memberikan contoh dan menjadi suara bagi mereka yang mengalami perlakuan serupa. Meskipun banyak komentar negatif yang muncul, ia tetap bertekad untuk melanjutkan usaha dan merawat anak-anaknya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait