Film Harry Styles 'Dunkirk' Diboikot di Tiongkok, Kenapa?
Film

Inilah alasan mengapa 'Dunkirk' tidak disambut positif oleh penonton Tiongkok.

WowKeren - "Dunkirk" disambut meriah oleh penonton seluruh dunia. Namun, tidak demikian dengan negara Tiongkok. Seperti diwartakan NME, film yang dibintangi Harry Styles itu telah diboikot oleh penonton asal negeri Tirai Bambu itu kurang dari semingggu sejak perilisannya.

Film tersebut dirilis di China pada Jumat (1/9). Akan tetapi, Global Times melaporkan bahwa "Dunkirk" hanya menarik sedikit penonton.

Kebanyakan penonton di Tiongkok tidak menyambut positif film ini karena adanya Jenderal Harold Alexander yang membantu mengawasi evakuasi massa. Meskipun dipuji sebagai pahlawan perang di Inggris, penonton China mengkritik sosok tersebut karena bertanggung jawab atas mundurnya pasukan Tiongkok ke India dari Burma pada tahun 1942, yang mengakibatkan kematian ribuan orang.

New Weekly, sebuah majalah China, membandingkan antara "Dunkirk" dan film aksi China "Wolf Warriors 2". "Wolf Warriors 2" menggambarkan kemenangan penuh, sementara "Dunkirk" adalah tentang operasi menarik mundur pasukan, yang sangat berbeda dari nilai tradisional Tionghoa, jadi tidak akan tampil baik di box office.


Film perang beranggaran besar baru-baru ini juga dikritik karena mengabaikan peran tentara India dalam pertempuran bersejarah tersebut. Indian Times menuliskan bahwa 2,5 juta orang dari Angkatan Darat India menjadi tentara sukarelawan terbesar dalam sejarah. Namun kontribusi signifikan ini dihilangkan.

Sementara itu, "Dunkirk" sendiri mengisahkan ratusan ribu pasukan Inggris dan Sekutu yang dikepung oleh pasukan musuh di Perang Dunia II. Terjebak di pantai dengan memunggungi laut, mereka harus menghadapi situasi mencekam saat pihak musuh semakin mendekat.

Film ini didukung akting para aktor mumpuni seperti James D'Arcy, Tom Hardy, Mark Rylance hingga Harry Styles. "Dunkirk" telah dirilis sejak 21 Juli 2017.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!