Menurut Budayawan Jawa, ini makna air siraman harus diambil dari 7 sumber.
- Tim WowKeren
- Selasa, 07 November 2017 - 10:56 WIB
WowKeren - Putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu segera melangsungkan pernikahan dengan Bobby Nasution. Prosesi adat siraman Kahiyang Ayu digelar pagi ini, Selasa (7/11) di kediaman Jokowi, Sumber, Solo.
Air untuk siraman Kahiyang Ayu diambil dari tujuh mata air atau sumur yang memang biasa dalam adat Jawa. Menurut Budayawan Jawa, KPA Winarnokusumo, tujuh mata air yang digunakan untuk prosesi siraman memiliki makna tersendiri.
"Kalau budaya Jawa itu angka tujuh ada maknanya. Tujuh dalam bahasa Jawa 'pitu' artinya pitulungan atau pertolongan," tutur Winarnokusumo seperti dilansir dari Detik.
Tujuh mata air untuk siraman bisa diambil dari mana saja. Kalau bisa lokasinya berbeda-beda, menunjukkan mempelai pengantin mendapat restu dari banyak orang. "Tujuh sumur bisa dari tetangga, dari masjid, keraton, boleh. Artinya banyak doa restu dari tetangga kanan kirinya," lanjut pria yang akrab disapa Kanjeng Win tersebut.
Sebelumnya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi sempat menjelaskan bahwa air siraman memang diambil dari tujuh sumber. Hanya saja ia tak menyebut secara detil dari mana saja sumbernya.
"Airnya diambil dari dekat-dekat rumah saja," tuturnya. Selain untuk Kahiyang Ayu, sebagian air siraman digunakan Bobby Nasution di Hotel Alila, tempat ia dan keluarganya menginap selama di Solo.
Sementara itu, prosesi ijab kabul Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution akan dihelat pada Rabu (8/11) pukul 08.30 WIB. Kemudian resepsi pernikahan akan digelar dua kali yaitu pagi dan malam hari di tempat yang sama.
Kunjungi Galeri Foto pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.
(wk/)