Melly jatuh cinta pada dua anak bermata indah yang ia temui saat kunjungan ke wilayah Kilis.
- Tim WowKeren
- Senin, 25 Desember 2017 - 09:15 WIB
WowKeren - Melly Goeslaw sempat berkunjung ke kamp pengungsian warga Palestina dan Suriah yang tinggal di tenda-tenda penampungan di daerah Kilis, kawasan perbatasan Turki-Suriah. Melly merasa sedih saat menyaksikan anak-anak di kamp pengungsian yang mengalami trauma.
"Kayak udah apatis sama keadaan, nggak ada senyum, diajak ngomong aja susah. Nggak ada ekspresi. Pas kita masuk ke dekat kantornya itu lebih parah mereka bener-bener nggak mau disamperin gitu," kata Melly. "Ketika ada orang asing sembunyi ke dekat sampah, tempat apapun yang bisa mereka sembunyi. Mereka sembunyi nggak mau disamperin, jadi kita harus pelan pelan banget samperinnya."
Melly sempat terpikir untuk mengadopsi dua anak yang ia temui di kamp. "Iya (ingin adopsi anak). Yang dua anak itu, yang mata jamur, sama yang matanya bagus. Itu dua-duanya saya jatuh cinta banget," katanya.
Sayangnya niat istri Anton Hoed itu tak disetujui oleh pemerinta setempat. Anak-anak itu tak boleh keluar dari negaranya.
"Saya bilang sama pemerintah sana yang mewakili boleh nggak kita adopsi, ternyata nggak bisa. Karena mereka tidak boleh dipisahkan dari masyarakat Palestina-nya sendiri, sebagai trauma healingnya juga," kata Melly. "Mereka (Pemerintah Palestina) takut kalau mereka dipisahkan dari situ pendidikan yang diterima tidak seperti yang di situ, karena pendidikan yang utamanya banget, pelajaran yang diberikan itu menghafal Al Quran, karena sama orang Indonesia kan kita kan sekuler kan."
(wk/)