Ada Pulau Dicap Angker dan Super Horor di Jepang, Berani Buktiin Sendiri?
SerbaSerbi

Salah satu yang menyebabkan pulau ini angker adalah bisikan dan gumaman misterius saat berada di sana. Beneran setan atau perasaan manusia saja ya?

WowKeren - Kamu suka main ke rumah hantu? Kamu merasa kalau rumah hantu udah biasa banget? Oke, gimana kalau tempat yang dibikin angker itu satu pulau? Masih berani bilang gak takut?

Sebuah pulau di Jepang ini dikabarkan angker banget lho. Meskipun dulunya sempat ramai dihuni manusia, sekarang pulau ini udah kosong. Turis yang berkunjung ke sana kerap mengalami hal-hal mistis. Nah, kalau kamu penasaran pulau apa sih ini? Kamu harus baca ceritanya di sini.

Nama dan Lokasi Pulau

Pulau ini diberi nama Pulau Hashima. Beberapa orang mengenalnya dengan sebutan Gunkajima.

Arti dari nama pulau ini adalah Pulau Kapal Perang. Letaknya 15 km dari kota Nagasaki.

Pulau ini memiliki rumah sakit, dua sekolah, sebuah kuil, beberapa toko, restoran dan bangunan lainnya yang kini beberapa sudah runtuh. Setelah benar-benar ditinggalkan pada tahun 1974, pulau ini kembali bisa diakses lagi 25 tahun kemudian pada tahun 1999.

Asal Usul Pulau

Tempat ini masuk dalam 505 pulau tak berpenghuni di Provinsi Nagasaki. Pulau ini sempat dihuni pada tahun 1874 sampai 1887.

Dulunya, pulau ini digunakan untuk ekstraksi batu bara. Perusahaan Mitsubishi adalah yang pertama membeli pulau ini untuk mengambil batu bara dari tambang bawah laut.

Apartemen dibangun di pusat pulau untuk menampung para pekerja. Saat minyak bumi menggantikan batu bara, aktivitas di pulau ini pun berakhir. Dilihat dari udara, pulau ini terlihat seperti sebuah kapal perang yang ditinggalkan.

Kontroversi Situs UNESCO

Pada tahun 2009 sebuah permintaan diajukan ke UNESCO. Orang-orang meminta UNESCO untuk memberikan status "Situs Warisan Dunia" pada pulau ini.

Pada tahun 2015 keputusan untuk menyetujui pulau tersebut sebagai "Situs Warisan Dunia" menimbulkan kontroversi. Hal ini disebabkan banyak pekerja Korea Selatan telah menderita di tangan Jepang saat melakukan kerja paksa di sana.


Rencana membuat pulau ini sebagai tempat penyimpanan sampah juga pernah ada. Akan tetapi, rencana ini telah digagalkan. Sebagai gantinya, Pulau Hashima dibuka untuk wisatawan.

Terkenal Karena 'Google Street'

Pulau ini menjadi terkenal secara internasional ketika Google Street View mempublikasikan gambar situs tersebut pada tahun 2013. Gambar-gambar yang menunjukkan pemandangan pulau Hasmia rupanya menarik banyak wisatawan.

Tapi tunggu dulu, kamu gak bisa seenaknya berkunjung ke sini. Waktu kunjungan hanya dibatasi satu jam saja. Ini dilakukan untuk menghindari kerusakan situs karena banyak dikunjungi orang.

Ada dua cara yang bisa kamu lakukan untuk menikmati pulau ini. Pertama, dengan naik perahu. Kedua, jalan kaki mengelilingi pulau.

Kalau kamu memutuskan naik perahu, kamu harus hati-hati karena ombak di sekitar pulau ini cukup besar. Jika kamu merasa perjalanan dengan perahu membuatmu pusing, kamu bisa coba berjalan-jalan di pulau saja. Oiya, saat di sini kamu juga wajib berkeliling ditemani pemandu. Gak boleh sendirian.

Jadi Lokasi Film-Film Terkenal

Jika kamu pernah lihat film "Skyfall" pada tahun 2012, kamu mungkin mengenali bagian dari pulau ini. Beberapa lokasi pulau Hashima ini digunakan sebagai latar film tersebut.

Selain "Skyfall", pulau ini juga banyak digunakan dalam film dan musik video lainnya. Film-film itu, seperti "Attack on Titan", "Midori Naki Shima", musik video dari B'z berjudul "My Lonely Town" dan sebagainya.

Dipercaya Sebagai Pulau Hantu

Banyak pengunjung tertarik dengan pulau ini karena dikenal mistis. Orang-orang sering mendengar suara-suara aneh. Bahkan mereka juga mendengar gumaman dan bisikan saat berkunjung di pulau yang sudah tak berpenghuni ini.

Kondisi infrastruktur yang hancur semakin mendukung suasana horor di sana. Tak heran jika satu pulau ini dikenal dengan "Pulau Hantu".

Merasa tertantang dan ingin merasakan sendiri mendengar bisikan-bisikan gaib? Kamu bisa ke Pulau Hashima ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait