Posisinya sebagai asisten dinilai cukup strategis untuk bisa memengaruhi keputusan.
- Tim WowKeren
- Senin, 29 Januari 2018 - 10:43 WIB
WowKeren - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti sudah dikenal luas dengan keberaniannnya memberantas kapal pencuri ikan asing. Masyarakat menilai bahwa keputusan berani menteri tersebut sukses membuat kapal-kapal pencuri takut. Akan tetapi, keberanian tersebut ternyata tidak lantas menimbulkan kepuasan bagi sebagian pihak.
Asisten cantik Menteri Susi bernama Fika mengungkapkan bahwa banyak oknum mencoba memanfaatkan kedudukannya sebagai asisten menteri. Oknum-oknum tersebut berusaha menyuap Fika agar bisa memengaruhi kebijakan di Kementrian Kelautan dan Perikanan.
Tidak tanggung-tanggung, Fika menyatakan bahwa jumlah suap tersebut mencapai Rp 50 miliar rupiah. Ini dilakukan mengingat kenyataan bahwa biasanya asisten bisa memengaruhi kebijakan pemimpinnya.
"Pernah sih ada yang ngomong," ujar Fika. "Kamu? Biasanya orang kayak kamu sih saya kasih Rp 50 M."
Menanggapi tawaran tersebut, Fika mengatakan dirinya hanya tertawa dan menganggapnya sebagai candaan. Ia juga mengaku takut bahwa mungkin saja oknum tersebut akan membayar jumlah yang sama untuk menyuruh orang lain.
"Denger omongan itu saya langsung kayak bercanda. Iya, ya pak? hahaha tapi langsung disitu langsung meratapi nasib," ungkap Fika. "Gila kalo ada orang yang bayar segitu banyak untuk saya berarti kan dengan yang sama bisa bayar orang lain untuk ngapa-ngapain saya gitu."
Sejumlah kebijakan terkait illegal fishing atau pencurian ikan oleh kapal asing memang sudah diterapkan Menteri Susi sejak mulai menjabat. Hingga kini sudah ratusan kapal pencuri ikan yang Menteri Susi perintahakan untuk diledakkan dan ditenggelamkan.
(wk/)