Lorde mengatakan bahwa konsernya dibatalkan karena adanya tekanan dari para aktivis.
- Tim WowKeren
- Jumat, 02 Februari 2018 - 12:30 WIB
WowKeren - Sebelumnya, Lorde memang diketahui sempat membatalkan konser di Tel Aviv, Israel. Kini, para penggemar Lorde pun menggugat para aktivis yang menyebabkan penyanyi asal Selandia Baru itu membatalkan konsernya.
Para penggemar tersebut merupakan sekumpulan gadis remaja Israel. Mereka merasa kecewa karena telah membeli tiket untuk konser yang seharusnya dilangsungkan pada bulan Juni tersebut. Mereka menuntut ganti rugi terhadap dua aktivis Selandia Baru yang menekan Lorde untuk membatalkan konser di Israel.
Pada Desember lalu, Lorde mengumumkan bahwa konsernya di Israel batal setelah adanya sejumlah tekanan dari para aktivis internasional yang datang kepadanya. Penyanyi berusia 21 tahun tersebut diminta membatalkan konsernya di Tel Aviv dengan isu pendudukan Israel atas sejumlah wilayah di Tepi Barat.
Gugatan tersebut diajukan melalui lembaga non profit Israel, Shurat HaDin, yang berbasis di Tel Aviv. Lembaga ini memboikot kelompok atau orang yang dituduh mendukung terorisme serta menjadi musuh bagi orang Yahudi.
Sebelumnya, bukan hanya Lorde yang membatalkan konsernya di Israel. Sejumlah musisi lainnya juga pernah melakukan hal yang sama, seperti Lauryn Hill dan Elvis Costello.
(wk/)