Alih-alih takut, haters Denada malah menuliskan komentar bernada tantangan seperti berikut ini...
- Tim WowKeren
- Selasa, 13 Februari 2018 - 10:35 WIB
WowKeren - Perseteruan Denada dengan seorang haters berakun @leza_zulkifly masih terus berlanjut. Awalnya akun haters tersebut menghina anak Denada, Shakira Aurum, dengan melontarkan komentar tak pantas. Kemudian "serangan" itu pun dibalas oleh Denada, namun sang haters justru tak mau kalah.
Hingga akhirnya Denada memutuskan membawa kasus ini ke jalur hukum. Mantan kekasih Ihsan Tarore itu mendatangi sebuah firma hukum untuk mengambil tindakan atas ulah haters tersebut. "I WILL FIND YOU @leza_zulkifly . Tidur lo ga bakal nyenyak mulai malam ini," tulis Denada dalam foto yang diunggah pada Senin (12/2).
Namun lagi-lagi akun tersebut tidak mengindahkan tindakan Denada yang sudah melaporkan dirinya. Alih-alih takut, haters tersebut mengganti akun lantaran sudah di-report dan kembali menantang pelantun "Mutha Futha" tersebut. Ia juga menuliskan komentar bernada sindiran untuk Denada.
"Ini akun saya yg kemaren sudah direport kenapa sampean tidak balas komen dan ss lagi @denadaindonesia situ kali yg tidak nyenyak tidurnya," tulis sang haters lewat akun @leza.zulkifly. "Sampean cari saya di hongkong nanti kalau ketemu saya jual sampean di hongkong daripada sampean bikin rusak moral anak2 bangsa indonesia dengan mengumbar tubuh."
"Saya kerja di hongkong asli orang tua saya dari blitar. Sampean hebat sila cari saya," lanjut sang haters. Kumpulan komentar berani haters Denada ini langsung menjadi bahasan hangat di media sosial usai diunggah ulang oleh akun gosip @tanntee_reempoonng. Berbagai komentar diberikan oleh netter atas perseteruan ini.
"Yg dipermasalahin mba denada itu sieba tkw ini mendoakan anak nya mba denada kena karma & diperkosa rame2.. hrs nya mba tkw ini berpikir beribu2 kali sebelum komen," celetuk netter. "Maksud mba leza ini bagus untuk mengingatkan tp caranya yg salah... dlm islam jg ada tata cara / adab dlm menasehati sesama muslim... mba leza ini menasehati dgn cara yg kasar & didepan umum," seru yang lain.
(wk/)