Polisi menilai terlalu berbahaya jika Jedun masuk sel isolasi yang berisi pelaku kasus pembunuhan dan pelecehan seksual.
- Tim WowKeren
- Jumat, 02 Maret 2018 - 15:30 WIB
WowKeren - Jennifer Dunn dihukum tak boleh dijenguk selama 2 minggu. Sanksi tersebut diberikan karena ia menyelundupkan ponsel di Rutan Polda Metro Jaya.
Namun Jedun setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya pihak rutan masih memberikan keringanan dengan tidak memasukkan Jedun ke sel isolasi.
Ia tetap diperbolehkan berada di kamar tahanannya. Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Imam mengatakan, hal ini dilakukan demi keselamatan tahanan.
Rupanya sel isolasi tersebut berisi tersangka kasus pembunuhan dan pelecehan seksual. Ini tentu saja beresiko untuk Jedun.
"Saat ini kami mempunyai empat sel isolasi. Namun yang dapat digunakan sebanyak tiga sel. Masing-masing sel isolasi mampu menampung maksimal tiga orang," kata Barnabas pada Kompas.com, Jumat (2/3). "Kami tidak memasukkan Jennifer Dunn karena alasan kemanusiaan dan keselamatan."
Sementara itu, Jedun sempat menitipkan pesan pada pengacara. "Titip rindu buat keluarga dan suaminya. Ya pokoknya titip rindu untuk keluarganya," kata pengacara Pieter Ell.
(wk/)