Begini reaksi Deddy Corbuzier saat melihat seorang anak kecil menyebut kata 'pelakor'.
- Tim WowKeren
- Selasa, 13 Maret 2018 - 09:30 WIB
WowKeren - Deddy Corbuzier baru-baru ini dipanggil oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Bukan untuk ditegur, melainkan mendapat penghargaan atas keberaniannya dalam mengkritik tayangan televisi Indonesia.
Sebelumnya, Deddy sempat membuat video kritik mengenai artis-artis alay yang makin banyak muncul di televisi. Kali ini, Deddy membuat sebuah video mengenai kesan-kesannya saat menerima penghargaan dari KPI. Video tersebut kembali diunggah oleh sebuah akun gosip pada Senin (12/3).
"Hari ini gue dipanggil oleh ketua KPI. Seperti yang kaliah tahu, biasanya kalau selebritis atau public figure atau artis dipanggil sama ketua KPI, mereka akan ketakutan," ujar Deddy dalam video tersebut. "Tapi saya sebenarnya senang dipanggil oleh ketua KPI."
Selanjutnya, Deddy mengungkapkan keluh kesahnya saat menyampaikan pidato di depan KPI. Rupanya, Deddy merasa prihatin dengan seorang anak kecil berusia 11 tahun yang tahu tentang kata pelakor (perebut laki orang).
"Di depan studio tempat saya syuting beberapa minggu lalu, ada anak usia 11 tahun. Saya tahu karena saya tanya usianya berapa, lagi nungguin ibunya beli pecel lele," ungkap Deddy saat pidato di depan KPI. "Lalu ada artis lewat di depan dia dan anak yang berusia 11 tahun itu nunjuk artis sambil teriak, 'Pelakor, pelakor, pelakor'. Kok tahu kata pelakor anak umur 11 tahun?"
Menurut Deddy, hal ini dikarenakan banyaknya acara-acara yang tidak mendidik di televisi Indonesia. Mantan suami Kalina Oktarani ini menyebut artis yang laku adalah yang bisa joged dan ngondek (kemayu).
"Harus diakui bahwa acara TV kita hampir 90 persen tidak mendidik," ucap Deddy. "Artis yang laku, kecuali saya, hanya artis yang bisa joget empat jam, jungkir balik di atas panggung atau ngondek."
Lebih lanjut, Deddy mengaku pilih-pilih dalam mengisi suatu acara. Presenter acara "Hitam Putih" ini juga tidak peduli berapa bayaran yang ditawarkan jika tidak sesuai dengan prinsipnya.
"Dan saya adalah orang yang memilih acara yang diberikan ke saya," sambung Deddy. "Berapa pun bayarannya saya tidak akan terima kalau itu tidak sesuai dengan saya."
(wk/)