Ayah Tasya wafat lima hari setelah mengantar sang buah hati ke bandara. Sayang, Tasya ternyata tidak bisa menghadiri pemakaman sang ayah.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 24 Maret 2018 - 13:10 WIB
WowKeren - Publik sempat dikejutkan saat Tasya Kamila mengumumkan bahwa ayahnya, H. Gatot Permadi Joewono meninggal dunia pada 24 Maret 2017 lalu. Kini, satu tahun telah berlalu Tasya memperingati kepergian ayahnya.
Pada Sabtu (24/3), mantan aktris cilik ini menggunggah sebuah foto pada akun Instagram miliknya. Dalam foto tersebut terlihat Tasya bersama mendiang ayahnya. Dalam bagian caption, Tasya pun bercerita kronologis wafatnya sang ayah.
Kala itu Tasya memang begadang untuk mengerjakan tugasnya. Jadi saat ibunya menelepon pada jam 6 pagi, ia tak mengangkatnya.
"Waktu itu aku begadang untuk mengerjakan pekerjaan rumah," tulis Tasya dalam bahasa Inggris. "Jadi ketika ibuku menelepon pada jam 6 pagi, aku tidak mengangkatnya. Telepon terus berbunyi namun aku tetap menolak panggilan-panggilan tersebut."
Bel pun dibunyikan sehingga Tasya pun membuka matanya. Sekilas ia melihat handphonenya, ada beberapa panggilan tak terjawab dan sebuah pesan dari ibunya. Ia pun membaca pesan itu dan sempat syok.
"Beberapa saat kemudian bel dibunyikan sehingga aku pun membuka mataku," lanjut Tasya. "Ada beberapa panggilan tak terjawab dan sebuah pesan dari ibuku. Aku pun membaca pesan itu dan sempat syok."
Tasya pun membaca pesan dari ibunya itu. Betapa terkejutnya ia mendapati bahawa ayahnya telah tiada.
"Hanya satu baris kalimat tetapi aku tidak dapat memproses isi pesannya, terutama ada suara ketukan keras dari pintu kamarku," lanjut Tasya. "Ketika aku berjalan untuk membuka pintu ada temanku yang berkata, 'Tasya, tadi ibu kamu telepon'"
Tasya pun sadar apa yang tengah terjadi. Ia pun mengaku bahwa tidak menghadiri pemakaman ayahnya.
"Aku pun sadar apa yang tengah terjadi. Aku kehilangan ayahku yang tercinta. Ayah wafat lima hari setelah mengantarku ke bandara," lanjut Tasya lagi. "Aku tidak bisa menghadiri pemakaman ayahku."
Tasya pun mengakhiri ceritanya dengan doa. Ia sangat merindukan saat-saat bersama ayahnya. Ia juga mengaku sangat membutuhkan kehadiran ayahnya itu. Namun Tasya sadar kini saatnya untuk dewasa dan bergantung pada dirinya sendiri.
Kolom komentar Tasya pun dibanjiri netter yang mendoakan agar sang ayah selalu tenang disana. Bahkan beberapa netter menguatkan Tasya.
"Semoga Pak Gatot berada bersama orang2 yg beriman. Al-fatihah," tulis akun @asrul***. "Udah baca kok pengen nangis be strong syaaa," sambung akun @saaci***.
"Turut berduka cita@tasyakamila . Kiranya Tuhan memberikan kekuatan & penghiburan utk Tasya & Keluarga, juga Amal Ibadah Papa Tasya diterima Allah SWT ," sahut akun @ammra***. "Aminnn, semoga selalu mendapatkan tempat yang terbaik di sisiNya ya kak," tambah akun @meuthy***.
(wk/)