Simak komentar El Rumi perihal korupsi yang dilakukan kepala daerah di Indonesia berikut ini.
- Tim WowKeren
- Selasa, 10 April 2018 - 15:45 WIB
WowKeren - Mantan Gubernur Jambi Zumi Zola resmi ditahan KPK pada Senin (9/4) usai diperiksa selama lebih dari delapan jam. Selanjutnya, pria yang pernah menjalin hubungan asmara dengan Ayu Dewi itu akan ditahan di rutan cabang KPK selama 20 hari ke depan.
Banyaknya korupsi yang dilakukan oleh kepala daerah rupanya menarik perhatian putra kedua Maia Estianty, El Rumi. Unggahan InstaStory El baru-baru ini seolah mengomentari apa yang baru saja terjadi pada Zumi Zola.
El mengaku prihatin melihat banyaknya korupsi yang terjadi di Indonesia. El menyebutkan data bahwa 10 kepala daerah telah dinyatakan sebagai tersangka korupsi beberapa tahun belakangan ini.
"Lagi, lagi dan lagi," tulis El pada Senin (9/4). "Kepala daerah terjerat korupsi. Dalam kurun waktu 2017-2018 kurang lebih 10 kepala daerah ditangkap KPK."
Menurut El, hal tersebut terjadi karena tidak adanya efek jera bagi tersangka korupsi. El pun membuat vote untuk pengguna Instagram mengenai perlukah hukuman mati dijatuhkan pada koruptor.
"Tidak ada efek jera. Undang-undang dianggap remeh. Setiap tahun slalu bertambah koruptor," tambah El. "Perlukah para koruptor dihukum mati?"
Sebelumnya, Zumi Zola resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan suap senilai Rp 6 miliar. Menurut juru bicara KPK, Febri Diansyah, Zumi diduga menerima "jatah" dari memuluskan proyek-proyek di Jambi selama periode jabatannya.
Selain Zumi Zola, artis yang terjun ke dunia politik dan terjerat kasus korupsi lainnya ialah Angelina Sondakh. Angelina kini tengah menjalani hukumannya di Rutan Pondok Bambu.
(wk/)